Program Inovasi Mampu Mendorong Kreativitas Pembelajaran Siswa
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
"Yang selalu kita anggap mustahil mengubah kultur belajar dari yang kaku, yang serba ikuti petunjuk menjadi sebuah proses belajar yang penuh dengan kreativitas oleh guru. Matematika yang momok dan menjadi menyenangkan, literasi yang sulit dicapai dari berbagai tes, ternyata bisa ditingkatkan dengan cara-cara yang bisa dimunculkan oleh guru-guru yang bersangkutan," kata Totok Suprayitno, Surabaya, pada Selasa (12/5/2020).
Konselor Pembangunan Manusia Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia Michelle Lowe memberikan apresiasi atas keberhasilan program INOVASI. Menurutnya, program ini merupakan kemitraan yang sangat penting antara Pemerintah Indonesia dan Australia untuk memajukan metode pembelajaraan siswa, terutama dalam bidang literasi, numerasi, serta pendidikan inklusif.
“Kolaborasi adalah kunci dalam peningkatan kualitas pendidikan. Bekerja langsung dengan sekolah, guru, dan pejabat pemda, INOVASI bertujuan untuk memperkuat kualitas pengajaran dan pembelajaran di Indonesia,” tutur Michael Lowe. (BACA JUGA: Platform Pendidikan Online Marak, DPR: Data Peserta Didik Harus Dilindungi)
Sementara itu, Direktur Program INOVASI, Mark Heyward mengungkapkan bahwa dirinya beserta tim sangat bangga melihat hasil-hasil yang positif dan sangat menggembirakan. Salah satu hasil yang sangat membanggakan contohnya adalah meningkatkan kemampuan literasi bagi kelompok siswa kelas rendah.
“Di NTT misalnya, data INOVASI menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa meningkat dari 22 persen menjadi 53 persen. Pada angka hasil belajar siswa, kegiatan kemitraan juga telah berhasil memperkecil jarak antara siswa berkebutuhan khusus dengan siswa lainnya, yang tadinya 17 persen menjadi 4 persen. “Hasil-hasil ini memberikan inspirasi bagi saya, dan saya kira bagi kita semua,” terang Mark.
Konselor Pembangunan Manusia Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia Michelle Lowe memberikan apresiasi atas keberhasilan program INOVASI. Menurutnya, program ini merupakan kemitraan yang sangat penting antara Pemerintah Indonesia dan Australia untuk memajukan metode pembelajaraan siswa, terutama dalam bidang literasi, numerasi, serta pendidikan inklusif.
“Kolaborasi adalah kunci dalam peningkatan kualitas pendidikan. Bekerja langsung dengan sekolah, guru, dan pejabat pemda, INOVASI bertujuan untuk memperkuat kualitas pengajaran dan pembelajaran di Indonesia,” tutur Michael Lowe. (BACA JUGA: Platform Pendidikan Online Marak, DPR: Data Peserta Didik Harus Dilindungi)
Sementara itu, Direktur Program INOVASI, Mark Heyward mengungkapkan bahwa dirinya beserta tim sangat bangga melihat hasil-hasil yang positif dan sangat menggembirakan. Salah satu hasil yang sangat membanggakan contohnya adalah meningkatkan kemampuan literasi bagi kelompok siswa kelas rendah.
“Di NTT misalnya, data INOVASI menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa meningkat dari 22 persen menjadi 53 persen. Pada angka hasil belajar siswa, kegiatan kemitraan juga telah berhasil memperkecil jarak antara siswa berkebutuhan khusus dengan siswa lainnya, yang tadinya 17 persen menjadi 4 persen. “Hasil-hasil ini memberikan inspirasi bagi saya, dan saya kira bagi kita semua,” terang Mark.
(vit)
Lihat Juga :