800 Rumah di Kecamatan Tempe Menumpang Listrik ke Tetangga
Jum'at, 02 April 2021 - 18:46 WIB
loading...
Sebanyak 800 rumah di Kabupaten Wajo belum memilki sambungan listrik PLN. Foto: Ilustrasi/PLN
A
A
A
WAJO - Sebanyak 800 rumah di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo belum memiliki sambungan listrik PLN . Untuk memenuhi kebutuhan listrik , warga menumpang ke tetangga.
Camat Tempe, Supardi Amar menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan tim kecamatan, 800 rumah tersebut tersebar di 16 kelurahan.
Baca juga: Kondisi Cuaca Ekstrem, Tak Halangi PLN Lakukan Pemulihan Gangguan
"Dari data sementara yang telah terkumpul terdapat 800 lebih rumah warga yang belum dialiri listrik. Warga yang belum mendapatkan aliran listrik di rumahnya terpaksa harus menumpang ke tetangganya," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (2/4/2021).
Mantan Kabid Humas Diskominfotik Kabupaten Wajo itu mengatakan, saat inipihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten (pemkab) agar warga yang belum mendapatkan pasokan listrik rumah tangga dapat segera mendapatkan bantuan.
Baca juga: Diskon Listrik Datang Lagi, Begini Cara Mendapatkannya
Di tahun 2021, sejumlah program untuk memenuhi kebutuhan listrik 800 warga telah disiapkan, mulai dari program bantuan listrik Pemkab Wajo , CSR dan bantuan dari pemerintah pusat melalui aspirasi anggota DPR RI, Andi Yuliana Paris.
"Bantuan tersebut akan dioptimalkan agar 800 lebih warga yang belum mendapatkan pasokan listrik rumah tangga dapat merasakan listrik di rumahnya masing-masing," jelasnya.
Sementara itu, Asrullah salah satu warga di Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, yang sampai saat ini rumahnya belum mendapat aliran listrik berharap, Pemkab Wajo dapat segera merealisasikan bantuan listrik bagi warga.
Baca juga: PLN Go Global Lewat Cucu Usahanya, Kantongi Kontrak Jaringan Listrik di Kuwait
Selama ini, untuk menerangi kegelapan malam di rumahnya, Asrullah harus menumpang aliran listrik kepada tetangganya.
"Semoga saja bantuan program listrik untuk masyarakat kurang mampu seperti kami dapat segera dilaksanakan. Kami juga merasa tidak enak sudah puluhan tahun menumpang aliran listrik di tetangga," tandasnya.
Camat Tempe, Supardi Amar menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan tim kecamatan, 800 rumah tersebut tersebar di 16 kelurahan.
Baca juga: Kondisi Cuaca Ekstrem, Tak Halangi PLN Lakukan Pemulihan Gangguan
"Dari data sementara yang telah terkumpul terdapat 800 lebih rumah warga yang belum dialiri listrik. Warga yang belum mendapatkan aliran listrik di rumahnya terpaksa harus menumpang ke tetangganya," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (2/4/2021).
Mantan Kabid Humas Diskominfotik Kabupaten Wajo itu mengatakan, saat inipihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten (pemkab) agar warga yang belum mendapatkan pasokan listrik rumah tangga dapat segera mendapatkan bantuan.
Baca juga: Diskon Listrik Datang Lagi, Begini Cara Mendapatkannya
Di tahun 2021, sejumlah program untuk memenuhi kebutuhan listrik 800 warga telah disiapkan, mulai dari program bantuan listrik Pemkab Wajo , CSR dan bantuan dari pemerintah pusat melalui aspirasi anggota DPR RI, Andi Yuliana Paris.
"Bantuan tersebut akan dioptimalkan agar 800 lebih warga yang belum mendapatkan pasokan listrik rumah tangga dapat merasakan listrik di rumahnya masing-masing," jelasnya.
Sementara itu, Asrullah salah satu warga di Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, yang sampai saat ini rumahnya belum mendapat aliran listrik berharap, Pemkab Wajo dapat segera merealisasikan bantuan listrik bagi warga.
Baca juga: PLN Go Global Lewat Cucu Usahanya, Kantongi Kontrak Jaringan Listrik di Kuwait
Selama ini, untuk menerangi kegelapan malam di rumahnya, Asrullah harus menumpang aliran listrik kepada tetangganya.
"Semoga saja bantuan program listrik untuk masyarakat kurang mampu seperti kami dapat segera dilaksanakan. Kami juga merasa tidak enak sudah puluhan tahun menumpang aliran listrik di tetangga," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :