3 Kali Diteror, Ketua PA 212 Ungkap Pelaku Selalu Pakai Motor
Kamis, 01 April 2021 - 20:28 WIB
loading...
Peristiwa ancaman yang diterima Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif di rumahnya di Harjamukti Cimanggis Depok bukan yang pertama kali. Foto/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Peristiwa ancaman yang diterima Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif di rumahnya di Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok , bukan yang pertama kali. Slamet menuturkan peristiwa semalam adalah yang ketiga kalinya yang dialami.
Pertama terjadi pada Februari 2020 yang menyebabkan kaca depan rumahnya hancur. Pelakunya diperkirakan empat orang dengan menggunakan dua motor. “Dilempar dua kali. Satu pakai batu, satu kali lagi pakai bekas coran,” katanya, Kamis (1/4/2021).
Saat itu dia belum memasang CCTV di rumahnya dan saksi yang melihat peristiwa itu adalah tetangganya. Pelaku menggunakan dua motor dan berjumlah empat orang. Peristiwa itu terjadi dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. (Baca juga; Terduga Teroris Bekasi Sering Ikuti Agenda Aksi 212 )
Kemudian peristiwa kedua terjadi pada 6 Desember 2020 pukul 02.59 WIB. Kala itu yang menjadi sasaran adalah kendaraan roda empat yang diparkir di depan rumahnya. Kaca mobilnya pun pecah dilempar menggunakan batu.
Lagi-lagi, Slamet tidak tahu siapa pelakunya. “Kaca mobil depan pecah dan dicoret pakai cat merah. Terus langsung pergi,” tambahnya. (Baca juga; Rumah Ketua Umum PA 212 Dirusak Orang Misterius )
Pertama terjadi pada Februari 2020 yang menyebabkan kaca depan rumahnya hancur. Pelakunya diperkirakan empat orang dengan menggunakan dua motor. “Dilempar dua kali. Satu pakai batu, satu kali lagi pakai bekas coran,” katanya, Kamis (1/4/2021).
Saat itu dia belum memasang CCTV di rumahnya dan saksi yang melihat peristiwa itu adalah tetangganya. Pelaku menggunakan dua motor dan berjumlah empat orang. Peristiwa itu terjadi dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. (Baca juga; Terduga Teroris Bekasi Sering Ikuti Agenda Aksi 212 )
Kemudian peristiwa kedua terjadi pada 6 Desember 2020 pukul 02.59 WIB. Kala itu yang menjadi sasaran adalah kendaraan roda empat yang diparkir di depan rumahnya. Kaca mobilnya pun pecah dilempar menggunakan batu.
Lagi-lagi, Slamet tidak tahu siapa pelakunya. “Kaca mobil depan pecah dan dicoret pakai cat merah. Terus langsung pergi,” tambahnya. (Baca juga; Rumah Ketua Umum PA 212 Dirusak Orang Misterius )
Lihat Juga :