Polda Metro Jaya Perketat Pintu Masuk, Netizen: Seharusnya Sebelum Kejadian

Kamis, 01 April 2021 - 15:05 WIB
loading...
Polda Metro Jaya Perketat...
Setelah kejadian tembak menembak di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021), Polda Metro Jaya baru memperketat pengamanan pintu masuk. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah netizen mempertanyakan langkah kepolisian yang telat dalam mengantisipasi teror. Sebab, setelah kejadian tembak menembak di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021), Polda Metro Jaya baru memperketat pengamanan pintu masuk.

"Kadang timbul tanda tanya.. Kok sudah kejadian baru di perketat... Seharus nya selalu di perketat ya.. Sebelum kejadian harusnya di perketat dan antisipasi hal2 yang tidak di inginkan.. Bukan malah setelah kejadian..," kata warga net, @tado_hse dalam postingan melalui akun instagram @infojkt24, Kamis (1/4/2021) siang tadi.

Dalam postingan oleh akun @infojkt24 itu memperlihatkan kondisi pintu masuk Polda Metro Jaya penuh sesak. Sejumlah pemotor saling berhimpitan masuk ke areal kompleks polisi yang kala itu tampak di blokade. (Baca juga; Diserang Teroris, Fahri Hamzah Nilai Mabes Polri Bobol )

Imbasnya, kemacetan mengular terjadi di kawasan itu. Dua ruas jalan yang berada di jalan Gatot Subroto yang berada depan polda di okupansi pemotor yang mengantri masuk ke Polda Metro Jaya. Kemacetan kemudian mengular disana membuat lalu lintas terlihat tersendat.

Beberapa warga net lantas melihat hal ini cukup aneh. Pasalnya, apa yang tejadi tak lepas dari ketakutan dan kewaspadaan imbas dari aksi teror. "Miris...Rasa Takut yg berlebihan....Tapi tetap waspada...," katanya @azharifaqih. (Baca juga; Pengamat Sebut Penyerangan Mabes Polri Aksi Teror ke-553 Sejak Tahun 2000 )

"Akhirnya masyarakat dibuat susah sendiri dgn insiden seperti ini. Jalanan jdi macet deh," tambah @beck23lee.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Luncurkan...
Polda Metro Jaya Luncurkan Hotline 110, Petugas Siaga 24 Jam untuk Layani Pemudik
Serap Aspirasi Warga,...
Serap Aspirasi Warga, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Blusukan ke Slum Area
Polda Metro Kembalikan...
Polda Metro Kembalikan Kendaraan Hasil Curian, Pemilik Sah: Polisi Geraknya Sat-Set
Polisi Pukul Mundur...
Polisi Pukul Mundur Massa Aksi Tolak Revisi UU TNI dari Gedung DPR RI
5.021 Personel Aparat...
5.021 Personel Aparat Gabungan Amankan Demo RUU TNI di DPR Pagi Ini
Jelang Mudik Lebaran,...
Jelang Mudik Lebaran, Tim Siber Polda Metro Awasi Promo Travel Gelap di Medsos
Puluhan Pos Pengamanan...
Puluhan Pos Pengamanan Jalur Mudik Didirikan di Wilayah Polda Metro, Ini Lokasinya
Aksi Penggerudukan Rapat...
Aksi Penggerudukan Rapat Panja RUU TNI di Hotel Mewah Dilaporkan ke Polda Metro
Kapolda Metro Jaya Pecat...
Kapolda Metro Jaya Pecat 4 Anggota yang Terlibat Kasus Perzinahan hingga Penipuan
Rekomendasi
Ribuan Jemaah Salatkan...
Ribuan Jemaah Salatkan Jenazah Ray Sahetapy di Masjid Istiqlal
OpenAI: Pengguna ChatGPT...
OpenAI: Pengguna ChatGPT Hasilkan Lebih dari 700 Juta Gambar dalam Sepekan
Titus The Detective...
Titus The Detective Eps Poisoned Chocolate, Minggu 6 April 2025 Jam 07.30 WIB di RCTI
Berita Terkini
Polres Pelabuhan Tanjung...
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Patroli Siang dan Malam Antisipasi Tindak Kejahatan
44 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,0...
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Cilacap Jawa Tengah, Dirasakan hingga Pacitan
2 jam yang lalu
Rano Karno Ziarah ke...
Rano Karno Ziarah ke Makam Orang Tua sekaligus ke Pemakaman Ray Sahetapy
2 jam yang lalu
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi pada 5-7 April, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal
3 jam yang lalu
Tol Palikanci Ramai...
Tol Palikanci Ramai Lancar, Arus Balik Diprediksi Memuncak Sabtu-Minggu
5 jam yang lalu
Kurangi Macet Arus Balik,...
Kurangi Macet Arus Balik, Tol Japek II Selatan Gratis hingga Deltamas
5 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved