4 Jam Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar, Polisi Bawa 3 Bungkusan
Senin, 29 Maret 2021 - 15:46 WIB
loading...
Tim Densus 88 Mabes Polri dibantu Tim Subden Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulsel membawa tiga bungkusan dari rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Makassar, Senin (29/3/2021). Foto: SINDONews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Tim Densus 88 Mabes Polri dibantu Tim Subden Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulsel, menggeledah rumah yang didiuga milik terduga pelaku di Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin, (29/3/2021).
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyebut rumah tersebut dihuni pria bernama Lukman, terduga pelaku bom Gereja Katedral, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu, (28/3/2021). "Iye itu (inisial L) karena sudah tersebar mi fotonya. Dari kecil di sini tinggal," ucap lelaki itu.
Baca juga: Orang Tua Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Datangi Polda Sulsel, Ada Apa?
Pantauaan SINDOnews petugas memasuki lorong kecil dengan menenteng beberapa alat. Dua mobil gegana terparkir di depan rumah itu. "Di depan (lorong rumah L) itu rumahnya mamanya yang besar," imbuh Sudirman, warga lainnya.
Saat tim Densus 88 menggeledah, terdengar suara dentuman mirip ledakan. Dentuman satu kali. "Itu untuk membuka pintu," kata salah satu petugas Brimob Polda Sulsel yang menolak dipublikasikan namanya.
Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Kelompok JAD
Sampai sekitar pukul 13.00 Wita, Petugas gabungan masih menggeledah rumah terduga pelaku bom bunuh diri ini. Nampak puluhan Petugas Polsek Bontoala dan Polrestabes Makassar turut mambantu.
Kurang lebih empat jam penggeledahan dilakukan petugas gabungan Mabes Polri, Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar di rumah terduga pelaku bom Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Sebelum Ledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar, Pelaku Sempat Unggah Ini di Medsos
Polisi akhirnya membawa tiga bungkusan transparan berisi barang-barang yang diduga barang bukti dari rumah terduga pelaku bom bunuh diri Makassar.
Pantauan SINDOnews, barang bukti tersebut dibawa ke Labfor Mabes Polri. Dalam plastik transparan itu terdapat bungkusan berwarna coklat, belum diketahui jelas apa-apa saja yang disita polisi. Sekitar Pukul 13.40 Wita petugas keluar dari lokasi.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyebut rumah tersebut dihuni pria bernama Lukman, terduga pelaku bom Gereja Katedral, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu, (28/3/2021). "Iye itu (inisial L) karena sudah tersebar mi fotonya. Dari kecil di sini tinggal," ucap lelaki itu.
Baca juga: Orang Tua Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Datangi Polda Sulsel, Ada Apa?
Pantauaan SINDOnews petugas memasuki lorong kecil dengan menenteng beberapa alat. Dua mobil gegana terparkir di depan rumah itu. "Di depan (lorong rumah L) itu rumahnya mamanya yang besar," imbuh Sudirman, warga lainnya.
Saat tim Densus 88 menggeledah, terdengar suara dentuman mirip ledakan. Dentuman satu kali. "Itu untuk membuka pintu," kata salah satu petugas Brimob Polda Sulsel yang menolak dipublikasikan namanya.
Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Kelompok JAD
Sampai sekitar pukul 13.00 Wita, Petugas gabungan masih menggeledah rumah terduga pelaku bom bunuh diri ini. Nampak puluhan Petugas Polsek Bontoala dan Polrestabes Makassar turut mambantu.
Kurang lebih empat jam penggeledahan dilakukan petugas gabungan Mabes Polri, Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar di rumah terduga pelaku bom Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Sebelum Ledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar, Pelaku Sempat Unggah Ini di Medsos
Polisi akhirnya membawa tiga bungkusan transparan berisi barang-barang yang diduga barang bukti dari rumah terduga pelaku bom bunuh diri Makassar.
Pantauan SINDOnews, barang bukti tersebut dibawa ke Labfor Mabes Polri. Dalam plastik transparan itu terdapat bungkusan berwarna coklat, belum diketahui jelas apa-apa saja yang disita polisi. Sekitar Pukul 13.40 Wita petugas keluar dari lokasi.
(nic)
Lihat Juga :