Peneliti: Antibodi SARS Dapat Cegah Infeksi COVID-19

Rabu, 20 Mei 2020 - 07:16 WIB
loading...
Peneliti: Antibodi SARS...
Peneliti: Antibodi SARS Dapat Cegah Infeksi COVID-19
A A A
PARIS - Berdasarkan hasil penelitian baru yang diterbitkan pada awal pekan ini di jurnal Nature, mengindentifikasi delapan antibodi yang dapat mengikat virus COVID-19 dan mencegah penyebarannya.

Studi ini didasarkan pada penelitian yang sebelumnya mengisolasi antibodi dari pasien sindrom pernafasan akut (SARS) pada tahun 2003. SARS juga merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona. (Baca juga: Avigan, Antivirus yang Diklaim Bisa Obati Covid-19 )

Temuan ini pertama kali dilaporkan di Asia pada tahun 2002 dan menyebar ke-37 negara di seluruh dunia. Virus ini menginfeksi lebih dari 8.000 orang dan membunuh 774 sebelum diatasi pada tahun 2003.

Para ilmuwan mengatakan salah satu antibodi SARS yang diisolasi oleh para peneliti, yang dikenal sebagai S309, tampaknya memiliki aktivitas netralisasi yang sangat kuat terhadap COVID-19.

Dalam studi terbaru ini, para peneliti menggabungkan S309 dengan antibodi lain untuk mengurangi kemampuan SARS-CoV-2 - virus yang menyebabkan COVID-19 - bermutasi.

Meskipun para peneliti tidak menguji teori mereka pada manusia, mereka percaya temuan mereka menunjukkan bahwa antibodi SARS juga dapat digunakan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Hasil ini membuka jalan untuk menggunakan koktail antibodi yang mengandung S309 dan S309 untuk profilaksis pada individu yang berisiko tinggi terpapar atau sebagai terapi pasca pajanan untuk membatasi atau mengobati penyakit parah," catat para peneliti seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (20/5/2020).

Profilaksis mengacu pada tindakan yang diambil untuk mencegah penyakit.

Perusahaan biotek Moderna pada hari Senin juga melaporkan data "positif" mengenai potensi vaksin COVID-19, yang dikenal sebagai mRNA-1273.

Moderna mengatakan, data dari fase pertama percobaan klinis menunjukkan bahwa pasien yang diberi vaksin mengembangkan respons kekebalan yang serupa dengan orang yang memperoleh virus Corona baru dan sembuh.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved