PWNU Jatim Minta Pemerintah Lebih Fleksibel Terapkan Kebijakan Larangan Mudik Lebaran
Sabtu, 27 Maret 2021 - 07:08 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim), KH Marzuki Mustamar meminta pemerintah tidak kaku dan lebih fleksibel dalam menerapkan larangan mudik . Sebab, pemudik tidak serta-merta untuk perayaan hari besar dan bersenang-senang.
"Kadang ada yang orang tuanya sakit, keluarganya ada masalah, dan segala macam. Jadi aparat jangan kaku-kaku. Ada permasalahan apa kok pulang. Kalau mendesak jangan dilarang pulang, jangan dilepas sama sekali juga karena pandemi (COVID-19)," katanya.
Baca juga: Pelajar Tenggelam di Sungai Mojoagung Jombang, Jasadnya Ditemukan di Mojokerto
Di sisi lain, Marzuki menyarankan agar pemerintah tidak mengambil kebijakan yang bisa menimbulkan gejolak sosial. "Mohon yang bijaksana. Kepada pemerintah yang bijaksana bisa ngemong (mengasuh) perasaan orang. Pembuat kebijakan lalu menerapkan kebijakan dengan aparat, kalau bisa aman dari sisi pandeminya, juga aman sisi gejolak sosial. Juga aman dari framing fitnah. Mesti semuanya dijaga agar seimbang," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memutuskan untuk melarang mudik Lebaran tahun 2021.
"Kadang ada yang orang tuanya sakit, keluarganya ada masalah, dan segala macam. Jadi aparat jangan kaku-kaku. Ada permasalahan apa kok pulang. Kalau mendesak jangan dilarang pulang, jangan dilepas sama sekali juga karena pandemi (COVID-19)," katanya.
Baca juga: Pelajar Tenggelam di Sungai Mojoagung Jombang, Jasadnya Ditemukan di Mojokerto
Di sisi lain, Marzuki menyarankan agar pemerintah tidak mengambil kebijakan yang bisa menimbulkan gejolak sosial. "Mohon yang bijaksana. Kepada pemerintah yang bijaksana bisa ngemong (mengasuh) perasaan orang. Pembuat kebijakan lalu menerapkan kebijakan dengan aparat, kalau bisa aman dari sisi pandeminya, juga aman sisi gejolak sosial. Juga aman dari framing fitnah. Mesti semuanya dijaga agar seimbang," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memutuskan untuk melarang mudik Lebaran tahun 2021.
Lihat Juga :