Guru Besar FKH Unair Dapat Penghargaan Berpangkat Ksatria dari Dubes Perancis
Jum'at, 26 Maret 2021 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Prof Komang juga mewakili Kota Surabaya pada Simposium Inovasi Maritim Internasional Kedua di Brest 2014.
Prof. Komang mengambil bagian dalam misi keahlian, seperti saat bertemu dengan pengelola Taman Vulcania di Auvergne dengan tujuan mengembangkan ekowisata dan vulkanologi proyek di Jawa Timur.
Bahkan, saat ini Prof Komang merintis Program Pendidikan Dokter Hewan Spesialis di Unair bekerja sama dengan Oniris, sebuah lembaga perguruan tinggi di Perancis yang melatih ahli bedah hewan.
Program itu menawarkan spesialisasi bidang bedah, reproduksi, dan penyakit dalam bidang kedokteran hewan.
“Yang on progress adalah Program Pendidikan Dokter Hewan Spesialis yang pertama di indonesia, dimana akan bekerja sama dengan Oniris Nantes. Sudah ditandatangani oleh Rektor Unair dan Direktur Oniris di KBRI Paris,” kata Prof Komang.
Prof. Komang menyelesaikan studi S2 (DEA) di bidang Physiologie Animale Appliquee pada 1982 dan program doktor dengan menempuh Doctorat de Troicieme Cycle (S3) diselesaikan 1985 dr Universite de Rennes I.
Baca juga: Wagub Emil Minta Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Dipercepat
Prof. Komang mengambil bagian dalam misi keahlian, seperti saat bertemu dengan pengelola Taman Vulcania di Auvergne dengan tujuan mengembangkan ekowisata dan vulkanologi proyek di Jawa Timur.
Bahkan, saat ini Prof Komang merintis Program Pendidikan Dokter Hewan Spesialis di Unair bekerja sama dengan Oniris, sebuah lembaga perguruan tinggi di Perancis yang melatih ahli bedah hewan.
Program itu menawarkan spesialisasi bidang bedah, reproduksi, dan penyakit dalam bidang kedokteran hewan.
“Yang on progress adalah Program Pendidikan Dokter Hewan Spesialis yang pertama di indonesia, dimana akan bekerja sama dengan Oniris Nantes. Sudah ditandatangani oleh Rektor Unair dan Direktur Oniris di KBRI Paris,” kata Prof Komang.
Prof. Komang menyelesaikan studi S2 (DEA) di bidang Physiologie Animale Appliquee pada 1982 dan program doktor dengan menempuh Doctorat de Troicieme Cycle (S3) diselesaikan 1985 dr Universite de Rennes I.
Baca juga: Wagub Emil Minta Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Dipercepat
Lihat Juga :