Ridwan Kamil Luncurkan EDJ Demi Penyajian Data Akurat
Jum'at, 26 Maret 2021 - 02:05 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan Satu Peta Jabar menjadi portal berbagi pakai data yang berisi data-data geospasial atau berupa peta. Ketiga portal tersebut saling terintegrasi.
Pengkategorian data publik, data internal, dan data dikecualikan, pun disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).“Saya berharap akan ada ratusan atau ribuan data datang dari seluruh perangkat daerah. Tapi saya titip untuk dikelola satu portal datanya, satu ekosistemnya oleh Diskominfo," tutur Kang Emil.
"Kami harus jadi yang terdepan dalam penggunaan data spasial kalau bisa lebih animatif kalau ada teknologinya sehingga enak dilihat," sambungnya.
Baca juga: Ridwan Kamil Minta Polman Majalengka Dongkrak Kualitas SDM Ciayumajakuning
Tampilan ketiga portal tersebut dibuat ramah pengguna supaya masyarakat umum mudah mengakses data yang disajikan. Pengguna juga tidak perlu klarifikasi terkait data karena data yang disajikan sudah divalidasi dan terpercaya.
Kang Emil berharap, masyarakat dapat memanfaatkan data yang disajikan dalam EDJ untuk berkontribusi dalam pembangunan Jabar.“Tentunya bagi bagian dari transparansi ke pemerintahan semua data ini bisa diakses oleh seluruh masyarakat Jawa Barat untuk kepentingan pembangunan, untuk kepentingan studi, kepentingan riset dan kepentingan lain-lain," ucapnya.
Pengkategorian data publik, data internal, dan data dikecualikan, pun disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).“Saya berharap akan ada ratusan atau ribuan data datang dari seluruh perangkat daerah. Tapi saya titip untuk dikelola satu portal datanya, satu ekosistemnya oleh Diskominfo," tutur Kang Emil.
"Kami harus jadi yang terdepan dalam penggunaan data spasial kalau bisa lebih animatif kalau ada teknologinya sehingga enak dilihat," sambungnya.
Baca juga: Ridwan Kamil Minta Polman Majalengka Dongkrak Kualitas SDM Ciayumajakuning
Tampilan ketiga portal tersebut dibuat ramah pengguna supaya masyarakat umum mudah mengakses data yang disajikan. Pengguna juga tidak perlu klarifikasi terkait data karena data yang disajikan sudah divalidasi dan terpercaya.
Kang Emil berharap, masyarakat dapat memanfaatkan data yang disajikan dalam EDJ untuk berkontribusi dalam pembangunan Jabar.“Tentunya bagi bagian dari transparansi ke pemerintahan semua data ini bisa diakses oleh seluruh masyarakat Jawa Barat untuk kepentingan pembangunan, untuk kepentingan studi, kepentingan riset dan kepentingan lain-lain," ucapnya.
Lihat Juga :