Gempar, Ini Penampakan Uang Kertas Kuno Bergambar Wayang Seharga Rp1,5 Miliar

Kamis, 25 Maret 2021 - 20:06 WIB
loading...
A A A
Menurut Budiono, uang seri wayang sengaja diterbitkan oleh Belanda untuk meraih simpati rakyat Indonesia. "Jadi menjelang Belanda jatuh untuk menarik simpati rakyat Indonesia, mereka menerbitkan uang seri wayang," katanya.

Dibalik uang seri wayang ini terdapat 4 bahasa yang terdiri dari bahasa China, Jawa, Belanda dan bahasa Arab. Penggagas Suroboyo Vintage Community ini menjelaskan, yang membuat uang seri wayang mahal adalah nominalnya. Mulai 200 Gulden, 500 Gulden dan 1.000 Gulden.

Sayangnya, kolektor asal Surabaya ini tidak berniat menjual kolekinya. Padahal sudah banyak yang berminat. "Koleksi ini kalau dilepas sekarang langsung lalu. Ini yang 1.000 Gulden aja sudah ditawar 800 juta sama kolektor Jakarta. Cuma saya enggak lepas. Soalnya kalau cari enggak dapet lagi, karena saya memang kolektor uang kuno," terangnya.

Dia bercerita, sebelum uang Wayang, Belanda pernah menerbitkan uang seri Coen bergambar Jan Pieterszoon Coen. Jan dalah Gubernur Jenderal wilayah kongsi Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang keempat dan keenam. "Jadi seri wayang ini uang terakhir yang dikeluarkan oleh Belanda di Indonesia," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Bung Tomo Mengenyam...
Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Kisah Penyamaran Untung...
Kisah Penyamaran Untung Surapati, dari Jualan Sirih hingga Kumpulkan Pasukan Pejuang di Batavia
Cerita Pasukan KNIL...
Cerita Pasukan KNIL yang Didominasi Pribumi Dikerahkan Belanda Berperang Lawan Jepang
Kisah Untung Suropati...
Kisah Untung Suropati Dihukum Cambuk dan Dipenjara Akibat Mencintai Anak Juragan Belanda
Penyerbuan Belanda ke...
Penyerbuan Belanda ke Benteng Warisan Mataram Dibalas Serangan Balasan Pasukan Diponegoro
Dua Bupati Wilayah Mataram...
Dua Bupati Wilayah Mataram Dipecat Sultan karena Membangkang ke VOC Belanda
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Kota Kuno yang Tak Tersentuh...
Kota Kuno yang Tak Tersentuh selama 3.000 Tahun Ditemukan
Rekomendasi
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Berita Terkini
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved