Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan Pemuda Pembunuh Bapak Kandung di Malang

Kamis, 25 Maret 2021 - 17:09 WIB
loading...
Polisi Periksa Kondisi...
Adi Pratama saat diamankan oleh Polres Malang (Avirista Midaada / okezone)
A A A
MALANG - Polisi akan memeriksakan kondisi kejiwaan Adi Pratama (26) yang nekat membacok bapak kandungnya sendiri. Adi Pratama terindikasi mengalami gangguan kejiwaan lantaran tercatat telah lima kali keluar masuk RSJ Lawang.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menuturkan, kondisi kejiwaan Adi Pratama belum dipastikan. Sebab itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang untuk melakukan pemeriksaan ke Adi Pratama.

"Si Adi ini kerap kali berteriak-teriak, teriak minta tolong sendiri saat malam. Kebetulan si pelaku ini sedikit mengalami gangguan kejiwaan, pernah lima kali masuk rumah sakit di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang," ungkap Hendri Umar saat memimpin rilis di Mapolres Malang, pada Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Bantai Ayahnya hingga Tewas Pemuda di Malang Menghilang usai Mengeksekusi

Meski diamankan dan ditetapkan tersangka, polisi masih belum bisa memproses hukum terhadap Adi Pratama. Mengingat Polres Malang masih akan berkoordinasi dengan RSJ Lawang untuk memastikan kondisi kejiwaannya.

"Si pelaku akan segera kami koordinasi dengan RSJ Lawang untuk diketahui kondisi kejiwaan, sementara akan ditempatkan di RSJ Lawang. Kami tidak berani menempatkan di tahanan Polres," tuturnya.

Menurut pria kelahiran Sumatera Barat ini, Adi sengaja dibawa ke RSJ Lawang sekaligus untuk dilakukan observasi kejiwaannya. "Kalau ditemukan ada indikasi gangguan kejiwaan, akan kita bantarkan dan kita proses untuk orang - orang yang mengalami gangguan kejiwaan," bebernya.

Baca juga: Masih Masa Pandemi COVID-19, Arum Sabil Berencana Gelar Perkemahan Pramuka Sehat

Mengingat dikatakan Hendri, orang - orang yang terbukti mengalami gangguan kejiwaan tidak bisa diproses hukum secara lanjut. Namun bila terbukti secara medis, Adi Pratama terbukti sehat maka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 KUHP ayat 3 mengenai penganiayaan yang berujung kematian.

Pihaknya juga menegaskan, status Adi Pratama belum pernah tertangkap atau terindikasi menggunakan narkoba, sebagaimana kabar yang beredar. "Yang bersangkutan belum pernah terjerat narkoba kita sudah cek. Dia sudah dicek negatif narkoba, dan belum terlibat narkoba," tandasnya.

Sementara itu beberapa kali Adi Pratama memang menunjukkan keanehan saat ditanya awak media. Kepada petugas dan media, Adi menyebut tak tahu keberadaan bapak kandungnya. "Nggak tahu bapak dimana, nggak tahu bapak kemana," jawab Adi saat ditanya keberadaan Tamin, sang ayahnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketua Umum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved