Sungai Medak Meluap, 35 KK Terdampak Banjir di Musi Banyuasin
Selasa, 19 Mei 2020 - 22:00 WIB
loading...
Curah hujan tinggi belakangan ini menyebabkan wilayah Kecamatan Bayung Lencir banjir
A
A
A
SEKAYU - Curah hujan tinggi belakangan ini menyebabkan wilayah Kecamatan Bayung Lencir khususnya Dusun V RT 24 Pal Bintang atau Dusun Tebing Merana Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir terdampak dengan meluapnya Sungai Medak.
Akibatnya, sedikitnya 35 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari luapan Sungai Medak tersebut dan mengharuskan mereka mengungsi sementara ke Desa tetangga dan rumah keluarga terdekat.
Melihat kondisi tersebut, Forkopimcam Bayung Lencir dari jajaran Kecamatan, Danramil, dan Polsek di Bayung Lencir responsif menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
"Hari ini kami salurkan sebanyak 40 paket sembako untuk mereka yang terdampak, saat ini warga yang terkena imbas sudah mengungsi dan difasilitasi," ungkap Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir SSTP MM.
Dikatakan, jajaran Forkopimcam juga emberikan edukasi kepada warga agar selalu waspada terhadap bahaya banjir dan menghimbau agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta tetap semangat menjalani ibadah puasa walaupun ditengah bencana banjir dan pandemi Covid 19.
Akibatnya, sedikitnya 35 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari luapan Sungai Medak tersebut dan mengharuskan mereka mengungsi sementara ke Desa tetangga dan rumah keluarga terdekat.
Melihat kondisi tersebut, Forkopimcam Bayung Lencir dari jajaran Kecamatan, Danramil, dan Polsek di Bayung Lencir responsif menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
"Hari ini kami salurkan sebanyak 40 paket sembako untuk mereka yang terdampak, saat ini warga yang terkena imbas sudah mengungsi dan difasilitasi," ungkap Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir SSTP MM.
Dikatakan, jajaran Forkopimcam juga emberikan edukasi kepada warga agar selalu waspada terhadap bahaya banjir dan menghimbau agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta tetap semangat menjalani ibadah puasa walaupun ditengah bencana banjir dan pandemi Covid 19.
Lihat Juga :