Usai Terlibat Aksi Saling Lempar Kursi, HMI Kembali Berkongres Dijaga 1.150 Polisi
Rabu, 24 Maret 2021 - 16:48 WIB
loading...
Situasi Kongres XXXI HMI di Surabaya, mulai kondusif. Foto/iNews TV/Rahmat Ilyasan
A
A
A
SURABAYA - Usai terlibat kerusuhan, para anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali melanjutkan agenda Kongres XXXI HMI di Gedung Islamic Center Surabaya. Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta, juga memastikan situasi sudah kondusif.
Baca juga: Memalukan, Jadi Pemicu Aksi Brutal di Kongres HMI XXXI, 6 Peserta Diringkus Polda Jatim
Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan dimana sejumlah kader mengamuk dengan membanting kursi hingga memecahkan pintu kaca di lokasi kongres . "Situasi di lokasi kini telah kondusif. Bahkan, sidang tetap berlanjut dengan dibantu penjagaan dari polisi. Sekarang sidang berlanjut di tahap pleno 3. Polisi dan panitia selalu berkoordinasi untuk mengamankan jalannya sidang," kata Nico, Rabu (24/3/2021).
Jenderal bintang dua polisi ini berharap kader HMI bisa menyelesaikan kongres dengan baik. Sebab, batas waktu digelarnya kongres hanya sampai hari ini. "Memang ada sedikit gejolak, tapi proses ini merupakan bagian penting untuk demokrasi. Saya yakin HMI bisa mengatasi dan menyelesaikan permasalahan di internalnya," ungkap Nico.
Baca juga: Memalukan, Jadi Pemicu Aksi Brutal di Kongres HMI XXXI, 6 Peserta Diringkus Polda Jatim
Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan dimana sejumlah kader mengamuk dengan membanting kursi hingga memecahkan pintu kaca di lokasi kongres . "Situasi di lokasi kini telah kondusif. Bahkan, sidang tetap berlanjut dengan dibantu penjagaan dari polisi. Sekarang sidang berlanjut di tahap pleno 3. Polisi dan panitia selalu berkoordinasi untuk mengamankan jalannya sidang," kata Nico, Rabu (24/3/2021).
Jenderal bintang dua polisi ini berharap kader HMI bisa menyelesaikan kongres dengan baik. Sebab, batas waktu digelarnya kongres hanya sampai hari ini. "Memang ada sedikit gejolak, tapi proses ini merupakan bagian penting untuk demokrasi. Saya yakin HMI bisa mengatasi dan menyelesaikan permasalahan di internalnya," ungkap Nico.
Lihat Juga :