Canangkan Zona Integritas, Gubernur Khofifah Beri Pesan Khusus pada Jajaran Kejati Jatim
Rabu, 24 Maret 2021 - 05:40 WIB
loading...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan dalam rangka pencanangan Zona Integritas Kejati Jatim secara online. Foto Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) mencanangkan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) 2021 bersama seluruh jajaran Kejari di wilayah Jatim. Acara yang digelar online juga dihadiri Gubernur Jatim , Khofifah Indar Parawansa.
Dalam kesempatan itu, Khofifah memberikan pesan dan penegasan khusus untuk seluruh jajaran Kejati Jatim. Orang nomor satu di Jatim itupun mengutip pernyataan dua Presiden Indonesia, yakni Soekarno dan Joko Widodo. Secara singkat, pertama dia menyampaikan pesan Presiden Soekarno. Baca juga: Stok Melimpah, Gubernur Khofifah: Jawa Timur Tak Perlu Beras Impor
Mantan Mensos itu mengatakan, kata Bung Karno, investasi keterampilan dan material sangat penting. Akan tetapi, lanjut dia, yang lebih penting adalah investasi mental. "Investasi keterampilan dan material tidak bisa menjadi dasar persatuan dan kemakmuran bersama tanpa didasari investasi mental. Tanpa kekayaan mental, upaya-upaya pemupukan keterampilan dan material hanya akan melanggengkan perbudakan," kata Khofifah menirukan pernyataan Bung Karno.
Khofifah juga mengutip pernyataan Presiden Jokowi. "Pesan Pak Jokowi ini, kita perlu melakukan upaya out of the box serta bagaimana mengambil pembelajaran untuk berpikir inovatif dan kreatif melakukan berbagai lompatan. Oleh karena itu, kinerja selama ini masih dilakukan dengan cara ordinary (biasa), maka sekarang harus diubah menjadi extra ordinary (luar biasa)," jelasnya.
Tak hanya itu, Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga mengutip kalimat Oprah Winfrey, salah satu tokoh dan selebriti dari Amerika Serikat. Oprah bilang, penemuan terbesar sepanjang masa adalah bahwa seseorang bisa mengubah masa depannya hanya dengan mengubah sikapnya. “Untuk itu, saya mendukung Kejati Jatim untuk bisa menjalankan zona integritas yang sudah dicanangkan hari ini,” ujar Khofifah.
Dalam kesempatan itu, Khofifah memberikan pesan dan penegasan khusus untuk seluruh jajaran Kejati Jatim. Orang nomor satu di Jatim itupun mengutip pernyataan dua Presiden Indonesia, yakni Soekarno dan Joko Widodo. Secara singkat, pertama dia menyampaikan pesan Presiden Soekarno. Baca juga: Stok Melimpah, Gubernur Khofifah: Jawa Timur Tak Perlu Beras Impor
Mantan Mensos itu mengatakan, kata Bung Karno, investasi keterampilan dan material sangat penting. Akan tetapi, lanjut dia, yang lebih penting adalah investasi mental. "Investasi keterampilan dan material tidak bisa menjadi dasar persatuan dan kemakmuran bersama tanpa didasari investasi mental. Tanpa kekayaan mental, upaya-upaya pemupukan keterampilan dan material hanya akan melanggengkan perbudakan," kata Khofifah menirukan pernyataan Bung Karno.
Khofifah juga mengutip pernyataan Presiden Jokowi. "Pesan Pak Jokowi ini, kita perlu melakukan upaya out of the box serta bagaimana mengambil pembelajaran untuk berpikir inovatif dan kreatif melakukan berbagai lompatan. Oleh karena itu, kinerja selama ini masih dilakukan dengan cara ordinary (biasa), maka sekarang harus diubah menjadi extra ordinary (luar biasa)," jelasnya.
Tak hanya itu, Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga mengutip kalimat Oprah Winfrey, salah satu tokoh dan selebriti dari Amerika Serikat. Oprah bilang, penemuan terbesar sepanjang masa adalah bahwa seseorang bisa mengubah masa depannya hanya dengan mengubah sikapnya. “Untuk itu, saya mendukung Kejati Jatim untuk bisa menjalankan zona integritas yang sudah dicanangkan hari ini,” ujar Khofifah.
Lihat Juga :