Kunker ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian
Selasa, 23 Maret 2021 - 21:24 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel saat melakukan kunjungan kerja di Gorontalo, Selasa (23/3/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
GORONTALO - Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel mengawali hari pertama kunjungan kerjanya (kunker) di Provinsi Gorontalo di Desa Tapadang, Kecamatan Dungalio, Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/3/2021).
Di sana, ia meninjau kegiatan diseminasi teknologi pertainan melalui program peningkatan produktivitas pertanian melalui aplikasi agro solution tanaman pada sawah dengan dukungan KUR sektor pertanian di Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Wakil Ketua DPR Minta Krakatau Steel Terapkan Industri Strategis
Perwakilan Pupuk Indonesia , Suprioto, mengatakan pihaknya telah bertransformasi dan berusaha mendekatkan diri kepada petani di Indonesia dengan melakukan kemitraan agro solution. Tujuannya, memberikan pendampingan kepada petani, melalui bimbingan teknis hingga penyediaan pupuk.
" Pupuk Indonesia telah bertransformasi dan berusaha mendekatkan diri dengan petani melalui program agro solution, dengan melakukan pendampingan hingga penyediaan pupuk bagi petani," jelas Suprioto.
Selain itu, Pupuk Indonesia menargetkan 50 ribu hektare untuk beberapa jenis tanaman pertanian. Ia pun berharap peran stakeholder untuk mendukung program agro solution sehingga dapat sesuai target.
Di sana, ia meninjau kegiatan diseminasi teknologi pertainan melalui program peningkatan produktivitas pertanian melalui aplikasi agro solution tanaman pada sawah dengan dukungan KUR sektor pertanian di Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Wakil Ketua DPR Minta Krakatau Steel Terapkan Industri Strategis
Perwakilan Pupuk Indonesia , Suprioto, mengatakan pihaknya telah bertransformasi dan berusaha mendekatkan diri kepada petani di Indonesia dengan melakukan kemitraan agro solution. Tujuannya, memberikan pendampingan kepada petani, melalui bimbingan teknis hingga penyediaan pupuk.
" Pupuk Indonesia telah bertransformasi dan berusaha mendekatkan diri dengan petani melalui program agro solution, dengan melakukan pendampingan hingga penyediaan pupuk bagi petani," jelas Suprioto.
Selain itu, Pupuk Indonesia menargetkan 50 ribu hektare untuk beberapa jenis tanaman pertanian. Ia pun berharap peran stakeholder untuk mendukung program agro solution sehingga dapat sesuai target.
Lihat Juga :