Kueh Moaci Gemini, Cemilan Oleh-oleh Legendaris Asal Semarang

Minggu, 21 Maret 2021 - 13:24 WIB
loading...
Kueh Moaci Gemini, Cemilan...
Kueh Moaci Gemini, Cemilan Oleh-oleh Legendaris Asal Semarang. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Berburu oleh-oleh khas merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan saat melakukan perjalanan ke suatu daerah. Sudah menjadi kebiasaan atau semacam tradisi, kalau habis liburan hampir setiap traveler selalu menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh untuk keluarga, sanak saudara, teman, tetangga atau sekadar untuk kenang-kenangan.

Setiap daerah di Indonesia memiliki dan menawarkan berbagai produk olahan khas yang menjadi oleh-oleh wajib bagi para traveler. Tak heran jika di setiap kota wisata berjejeran aneka toko dan pusat oleh-oleh khas daerah yang terkenal. (Baca juga: 10 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia Paling Populer )

Ada satu tradisi yang sampai sekarang tidak pernah dilewatkan saat berlibur ataupun pulang kampung pada hari raya, yakni berburu oleh-oleh. Tak lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan, bukan hanya sebagai cindera mata bagi orang terdekat, ternyata oleh-oleh juga menjadi pengingat akan tradisi suatu daerah. (Baca juga: Kunjungi Toko Oleh-oleh, Sandi Berikan Semangat Bertahan )

Berbicara tentang oleh-oleh, tentu di Indonesia ada banyak sekali makanan dan cinderamata yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas.

Setiap daerah memang memiliki beragam keistimewaan tersendiri, tak terkecuali Kota Semarang. Semarang menjadi salah satu kota di Indonesia dengan keragaman budaya Jawa dan Tionghoa yang mampu hidup berdampingan dengan harmonis.

Berawal mula dari tempat tinggal di daerah pecinan kota Semarang, Sri Harsini (Tjia Sien Nio) selama lebih dari 35 tahun telah menghadirkan cemilan khas Semarang bernama ‘Kueh Moaci Gemini’ yang dikenal dengan kultur Cina peranakan sebagai Cemilan oleh-oleh legendaris asli dari Kota Semarang. Cemilan ini terbuat dari adonan tepung ketan yang di dalamnya berisi kacang cincang dan gula, dengan cita rasa yang unik, enak dan tekstur kenyal serta harga terjangkau.

Lebih dekat, Kueh Moaci Gemini pertama kali dititipjualkan di toko-toko roti kecil di wilayah pecinan. Nama Kueh Moaci Gemini makin dikenal sejak didirikan pada tahun 1985 oleh Sri Harsini yang hingga kini diteruskan dr Hantanto sebagai snack, cemilan oleh-oleh khas dari Semarang. Ini berawal dari para tetangga yang mulai memesan untuk dimakan sendiri atau dibawa keluar kota untuk diberikan kepada keluarganya.

Kueh Moaci Gemini, hingga kini terus melakukan inovasi agar tetap dikenal dengan membuat ide-ide dalam membuat varian kue moaci dengan rasa yang beragam. Salah satunya dengan membuat moaci berbentuk bulat dan berbalut wijen, yang dahulunya, bentuk kue moaci tidak bulat seperti sekarang ini. Melainkan lonjong dan dipotong-potong beberapa bagian dengan hanya berbalut bubuk tepung dengan isi kacang.

Bubuk tepung dari Kueh Moaci Gemini yang menempel ketika dimakan dan membuat beberapa pelanggan tidak nyaman saat menikmati. Dari sinilah Sri Harsini membuat ide untuk membuat kue moci berbalut wijen. Pengembangan itu tidak membuat bibir ditempeli bubuk tepung.

Kue mochi atau Kueh Moaci Gemini khas Semarang ini khas dengan tekstur kenyal dan apabila digigit di dalamnya terdapat manis dan legit. Gurihnya dengan perpaduan kacang cincang beserta gula, sampai dengan sekarang Kueh Moaci Gemini dikenal sebagai cemilan legendaris khas Kota Semarang.

Pemilik Kueh Moaci Gemini dr Hantanto menjelaskan, Kueh Moaci Gemini sebagai cemilan oleh-oleh legendaris khas Semarang terus melakuan inovasi dalam kualitas dan varian rasa yang beragam.

"Kueh Moaci Gemini telah hadir selama 35 tahun untuk menemani konsumen. Kami senantiasa memberikan cita rasa dengan tekstur moaci yang konsisten dengan resep yang turun temurun dan dipertahankan keasliannya," kata Hantanto, Minggu (21/3/2021).

Menurut dia, Kueh Moaci Gemini memiliki tekstur khas yaitu kenyal dan padat. Berbeda dengan kue mochi pada umumnya yaitu dari Jepang, Taiwan dan Sukabumi. "Varian rasa yang kami ciptakan terinspirasi dari hasil bumi Indonesia. Dengan kualitas bahan baku terbaik untuk mempertahankan kententikan keasliannya. Kami terus menjaga dan mengontrol rasa, tekstur dan bahan baku yang digunakan dengan standard yang sudah kami tentukan hingga saat ini. Sehingga konsumen setia, tetap dapat merasakan kenikmatan yang sama saat menyantap Kueh Moaci Gemini,” kata Hantanto.

Dia mengatakan, Kueh Moaci Gemini terus melakukan pengembangan varian rasa dan menjaga kualitas produk yang berorientasi pada kepuasan konsumen. Kue Moaci Gemini juga telah mengikuti perkembangan zaman di era milenial dengan melihat perubahan yang terjadi di pasar.

Untuk itu, kini Kueh Moaci Gemini sudah mulai masuk ke penjualan online melalui media sosial seperti Instagram dan di e-commerce, sehingga konsumen yang belum bisa datang ke Semarang atau kangen Kueh Moaci Gemini bisa dengan mudah mendapatkannya.

Kueh Moaci Gemini merupakan cemilan dengan rasa yang enak dan tekstur kenyal dengan isian varian yang beragam berbalut bubuk tepung dan wijen. Kueh Moaci Gemini telah mendapatkan sertifikat halal MUI sejak tahun 2018 sehingga aman untuk di konsumsi. Beralamat di Toko Pusat Kartini, Jalan Kartini Raya No. 19, Semarang dan Toko Cabang Madukoro di Ruko Bizpark Blok A5, Semarang. Kueh Moaci Gemini tidak menggunakan bahan pengawet sehingga hanya bertahan hingga 1 minggu. Untuk harganya mulai dari Rp20.000 hingga Rp60.000 dengan isi terdiri dari 10, 16 dan 25 buah per packaging untuk beberapa varian rasa. Kueh Moachi Gemini dapat di temukan melalui Instagram di https://www.instagram.com/moacigeminisemarang/ atau https://moacigemini.id/ dan e-commerce tokopedia, shopee dan bukalapak.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Lalin Normal, One Way...
Lalin Normal, One Way Lokal di Jalan Tol Semarang Dihentikan
Mudik 2026: One Way...
Mudik 2026: One Way Diterapkan dari Cikampek Utama KM 70-Semarang Barat KM 421
Warga Semarang Wajib...
Warga Semarang Wajib Coba! Cardea Buka Studio Physio-Pilates Pertama dengan Penawaran Khusus
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
3 Jajanan Tradisional...
3 Jajanan Tradisional untuk Hantaran Lebaran 2026: Ketan Srikaya hingga Lemper Bakar
KPK Ungkap Alasan Periksa...
KPK Ungkap Alasan Periksa Mantan Menhub Budi Karya di Semarang
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved