SMPN 23 Bekasi Terbakar, Sekolah Rugi Puluhan Juta Rupiah
Senin, 22 Maret 2021 - 13:40 WIB
loading...
Polisi tengah memeriksa SMPN 23 Bekasi yang terbakar dan merugikan sekolah puluhan juta rupiah. Foto: Abdullah M Surjaya/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Gedung SMPN 23 Kota Bekasi yang berada di Perumahan Jati Kramat Indah II, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (22/3/2021) hangus terbakar . Akibatnya, pihak sekolah mengalami kerugian material berupa 7 unit komputer dan 1 penyejuk ruangan hangus terbakar dalam insiden tersebut.
"Kejadiannya pukul 08.00 WIB dan api berhasil dipadamkan sejam kemudian pukul 09.00 WIB, tidak ada korban jiwa. 7 komputer hangus terbakar,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.
Menurut dia, akibat kebakaran itu, pihak sekolah menderita kerugian puluhan juta. Baca juga:Kebakaran Rooftop Mustika Ratu Tebet Cepat Tertangani
Kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh pihak kemanan sekolah bernama Joko. Api terlihat di lantai 2 gedung sekolah pada pukul 08.00 WIB yang merupakan ruang komputer.
Saat itu, ada kepulan asap kemudian dilihat api sudah membesar. Melihat hal itu, Joko kemudian meminta bantuan karyawan dan guru setempat untuk memadamkan api.
Akibat kebakaran tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian material berupa 7 unit komputer dan 1 penyejuk ruangan. Pihak sekolah juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatiasih untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.
Tidak ada korban jiwa ataupun terluka dalam musibah itu, karena siswa dalam masa belajar online. Baca juga: Pemkot Jakpus Minta Lurah dan Camat Sigap Tangani Kebakaran
"Kejadiannya pukul 08.00 WIB dan api berhasil dipadamkan sejam kemudian pukul 09.00 WIB, tidak ada korban jiwa. 7 komputer hangus terbakar,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.
Menurut dia, akibat kebakaran itu, pihak sekolah menderita kerugian puluhan juta. Baca juga:Kebakaran Rooftop Mustika Ratu Tebet Cepat Tertangani
Kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh pihak kemanan sekolah bernama Joko. Api terlihat di lantai 2 gedung sekolah pada pukul 08.00 WIB yang merupakan ruang komputer.
Saat itu, ada kepulan asap kemudian dilihat api sudah membesar. Melihat hal itu, Joko kemudian meminta bantuan karyawan dan guru setempat untuk memadamkan api.
Akibat kebakaran tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian material berupa 7 unit komputer dan 1 penyejuk ruangan. Pihak sekolah juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatiasih untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab kebakaran.
Tidak ada korban jiwa ataupun terluka dalam musibah itu, karena siswa dalam masa belajar online. Baca juga: Pemkot Jakpus Minta Lurah dan Camat Sigap Tangani Kebakaran
(mhd)
Lihat Juga :