Kampung Tangguh Jaya Bentukan Ditreskrimsus Polda Metro Ampuh Tekan Kasus Covid-19
Jum'at, 19 Maret 2021 - 18:45 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyambangi Kampung Tangguh Jaya Dit Reskrimsus di Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyambangi Kampung Tangguh Jaya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) di Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2021).
Dalam kunjungannya, Fadil mengapresiasi atas seluruh program yang dicanangkan di Kampung Tangguh Jaya tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi ampuh dalam mencegah dan memutus penyebaran virus Corona atau Covid-19.
"Saya apresiasi atas terobosan yang luar biasa dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Di sini lengkap, ada tangguh kesehatan, ketahanan pangan dan tangguh keamanan," kata Fadil.
Menurut Fadil, di Kampung Tangguh Jaya ini, petugas selalu mengingatkan pentingnya penerapan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M) dan testing, tracing, dan treatment (3T). Baca juga:Kampung Tangguh di Asrama Brimob Cikarang, Kapolda: Personel Polri Harus Bebas Covid-19
"Posko Kampung Tangguh imbau warga taat 3 M, dengan gunakan CCTV dan pengeras suara. Namanya si Pantau. Jadi kalau ada warga yang tak pakai masker langusng ditegur dan berikan masker. Ini luar biasa bukan hanya 3T, tapi 3M juga perlu dikerjakan," ujar Fadil.
Di sisi ekenomi, Fadil menyebut Kampung Tangguh membantu masyarakat mewujudkan perekonomian mandiri. Selain itu, pundi-pundi rupiah pun digunakan untuk membantu warga lainnya yang memang terdampak Pandemi Covid-19.
"Tumbuh-tumbuhan, rempah-rempah diolah jadi minuman herbal tradisional khas daerah Betawi yakni Bir Pletok dan Empon-Empon," ucap jenderal bintang dua ini. Baca juga: Kampung Tangguh Jaya di Muara Angke Perkuat 3T
Senada, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut, dengan adanya Kampung Tangguh Jaya ini RW 03 ampun menekan kasus Covid-19. Dari 21 orang yang terdampak virus kini tinggal dua orang yang sedang menjalani isolasi mandiri.
"Ini berkat kerjasama Satgas Covid, serta petugas Kampung Tangguh dan yang penting lagi kerjasama masyarakat, petugas dengan begitu tinggi kesadaran untuk lakukan 3M dan 3T. Ini penting sehingga dengan keberadaaan Kampung Tangguh betul-betul tingkatkan kesadaran dan menekan angka kematian dan jumlah yang terpapar Covid-19," kata Dudung.
Di sisi lain, Dir Krimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis menjelaskan, Kampung Tangguh Jaya ini memiliki program Motor Hiling atau Imbauan Keliling, CCTV si Pantau, dan Aplikasi si Pantau.
"Kampung Tangguh Jaya Dit Reskrimsus juga bekerja sama bersama warga menyediakan fasilitas diantatanya tempat ketahanan pangan, dan tempat isolasi mandiri," ujar Aulia. Baca juga: Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Bekasi Berhasil Tekan Kasus Covid-19
Dalam kunjungannya, Fadil mengapresiasi atas seluruh program yang dicanangkan di Kampung Tangguh Jaya tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi ampuh dalam mencegah dan memutus penyebaran virus Corona atau Covid-19.
"Saya apresiasi atas terobosan yang luar biasa dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Di sini lengkap, ada tangguh kesehatan, ketahanan pangan dan tangguh keamanan," kata Fadil.
Menurut Fadil, di Kampung Tangguh Jaya ini, petugas selalu mengingatkan pentingnya penerapan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M) dan testing, tracing, dan treatment (3T). Baca juga:Kampung Tangguh di Asrama Brimob Cikarang, Kapolda: Personel Polri Harus Bebas Covid-19
"Posko Kampung Tangguh imbau warga taat 3 M, dengan gunakan CCTV dan pengeras suara. Namanya si Pantau. Jadi kalau ada warga yang tak pakai masker langusng ditegur dan berikan masker. Ini luar biasa bukan hanya 3T, tapi 3M juga perlu dikerjakan," ujar Fadil.
Di sisi ekenomi, Fadil menyebut Kampung Tangguh membantu masyarakat mewujudkan perekonomian mandiri. Selain itu, pundi-pundi rupiah pun digunakan untuk membantu warga lainnya yang memang terdampak Pandemi Covid-19.
"Tumbuh-tumbuhan, rempah-rempah diolah jadi minuman herbal tradisional khas daerah Betawi yakni Bir Pletok dan Empon-Empon," ucap jenderal bintang dua ini. Baca juga: Kampung Tangguh Jaya di Muara Angke Perkuat 3T
Senada, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut, dengan adanya Kampung Tangguh Jaya ini RW 03 ampun menekan kasus Covid-19. Dari 21 orang yang terdampak virus kini tinggal dua orang yang sedang menjalani isolasi mandiri.
"Ini berkat kerjasama Satgas Covid, serta petugas Kampung Tangguh dan yang penting lagi kerjasama masyarakat, petugas dengan begitu tinggi kesadaran untuk lakukan 3M dan 3T. Ini penting sehingga dengan keberadaaan Kampung Tangguh betul-betul tingkatkan kesadaran dan menekan angka kematian dan jumlah yang terpapar Covid-19," kata Dudung.
Di sisi lain, Dir Krimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis menjelaskan, Kampung Tangguh Jaya ini memiliki program Motor Hiling atau Imbauan Keliling, CCTV si Pantau, dan Aplikasi si Pantau.
"Kampung Tangguh Jaya Dit Reskrimsus juga bekerja sama bersama warga menyediakan fasilitas diantatanya tempat ketahanan pangan, dan tempat isolasi mandiri," ujar Aulia. Baca juga: Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Bekasi Berhasil Tekan Kasus Covid-19
(mhd)
Lihat Juga :