Rudenim Makassar Terima WN Thailand yang Tersesat di Ambon 13 Tahun
Kamis, 18 Maret 2021 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan pihaknya akan melaporkan secara berjenjang serta bersurat dan berkoordinasi dengan kedutaan Thailand. "Selain pemberitahuan juga untuk keperluan proses pendeportasian, saudara Jamrid," papar Alimuddin.
Baca juga: Perketat Pengawasn Rudenim Makassar Bekali Kartu Identitas untuk Imigran
Dia menjelaskan Jamrid awalnya ditemukan pihak kepolisian di Ambon tepatnya di Kabupaten Seram, Maluku. Kala itu ia didapati seperti kebingungan. "Kayak linglung. Saat diinterogasi yang bersangkutan sama sekali tidak punya dokumen keimigrasian," ungkap Alimuddin.
Lebih lanjut, Alimuddin bilang ciri fisik atau postur Jamrid tak jauh berbeda dengan orang Indonesia pada umumnya. Memiliki tinggi 154 cm, berperawakan kecil. "Makanya agak sulit dibedakan. Kalau informasi sudah 13 tahun bermukim sama penduduk lokal. Baru diketahui sekarang," paparnya.
Meski begitu, Alimuddin bilang dalam hal komunikasi petugas mengalami kendala, sebab Jamrid hanya mampu berbahasa Thai dan kerap hanya merespons pertanyaan petugas dengan senyuman.
Baca juga: Perketat Pengawasn Rudenim Makassar Bekali Kartu Identitas untuk Imigran
Dia menjelaskan Jamrid awalnya ditemukan pihak kepolisian di Ambon tepatnya di Kabupaten Seram, Maluku. Kala itu ia didapati seperti kebingungan. "Kayak linglung. Saat diinterogasi yang bersangkutan sama sekali tidak punya dokumen keimigrasian," ungkap Alimuddin.
Lebih lanjut, Alimuddin bilang ciri fisik atau postur Jamrid tak jauh berbeda dengan orang Indonesia pada umumnya. Memiliki tinggi 154 cm, berperawakan kecil. "Makanya agak sulit dibedakan. Kalau informasi sudah 13 tahun bermukim sama penduduk lokal. Baru diketahui sekarang," paparnya.
Meski begitu, Alimuddin bilang dalam hal komunikasi petugas mengalami kendala, sebab Jamrid hanya mampu berbahasa Thai dan kerap hanya merespons pertanyaan petugas dengan senyuman.
Lihat Juga :