Kecanduan Ponsel, 2 Pelajar SMP Masuk Panti Rehabilitasi Mental di Bekasi

Kamis, 18 Maret 2021 - 14:07 WIB
loading...
Kecanduan Ponsel, 2...
Panti rehabilitasi disabilitas mental Al Fajar Berseri di Jalan Kampung Pulo RT. 04/037, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Dua anak di bawah umur yang masih duduk kursi Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjalani pemulihan mental di Panti Rehabilitasi Disabilitas Mental Al Fajar Berseri Jalan Kampung Pulo RT 04/037, Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi , selama tahun 2020 akibat kecanduan game online via handphone.

Pendiri Panti Rehabilitasi Disabilitas Mental Al Fajar Berseri, Marsan Susanto mengatakan, selama tahun 2020 merawat pasien dengan latar belakang kecanduan handphone. Keduanya adalah W asal Lampung, dan M asal Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Menurut Marsan, W datang dengan kondisi mental yang memprihatinkan yakni, berani melakukan kekerasan kepada orang tua saat ponselnya tidak memiliki kuota internet, atau saat daya ponsel melemah. Baca: Masih Belajar Online, Pelajar dari Bekasi dan Bogor Terlibat Tawuran di Bantar Gebang

Saat ini W tak lagi sekolah, aktivitas sosialnya hanya di dalam telepon pintar miliknya. Sementara M, perhatiannya tidak bisa lepas dari telepon pintar. "Dibutuhkan sesuatu yang dapat menarik perhatiannya lebih dari ponsel, meskipun selama satu bulan berada di panti rehabilitasi, M belum lepas dari bayang-bayang ponsel," kata Marsa kepada wartawan Kamis (18/3/2021).

Marsan menuturkan, penyakit mental yang dialami oleh W dan M saat datang ke panti rehabilitasi sudah mengendap lama. Untuk itu, dia berkesimpulan ponsel sudah memakan korban sejak sebelum pandemi, bagi penderita gangguan mental lebih dulu datang kepada psikolog untuk konsultasi, kemudian menuju rumah sakit jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Rekomendasi
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Berita Terkini
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved