Puluhan Warga Blitar Terjangkit TBC dan Ratusan Suspect

Kamis, 18 Maret 2021 - 12:52 WIB
loading...
Puluhan Warga Blitar...
Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
BLITAR - Sebanyak 66 orang warga Kabupaten Blitar teridentifikasi mengidap penyakit tuberkulosis (TBC). Mereka tercatat sebagai pasien baru TBC pada triwulan awal tahun 2021. "Yang terlaporkan 66 sampai hari ini," ujar Plt Kabid Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Eko Wahyudi kepada wartawan.

Meski cenderung turun, kasus TBC di Kabupaten Blitar dari tahun ke tahun, relatif tinggi. Pada tahun 2020, tercatat sebanyak 643 orang menjalani pengobatan rutin sebagai pasien TBC. Sebanyak 55 orang diantaranya, bahkan meninggal dunia. Pada tahun 2019, angka kasus TBC lebih besar, yakni 847 kasus. "Pada awal tahun 2021, selain 66 kasus, 420 orang lainnya kategori suspect," terang Eko. Baca juga: Jokowi: Penanganan TBC di Permukiman Padat Penduduk Harus Lintas Sektor

Sebagai upaya pemberantasan TBC , pada tahun 2020 dinkes Kabupaten Blitar menarget penemuan 2.573 kasus di masyarakat. Dengan memiliki tujuh faskes (fasilitas kesehatan), kader kesehatan pro aktif turun ke masyarakat. Berkunjung, menemui warga yang tengah menjalani pengobatan atau gejala dengan indikasi mengarah.

Selama setahun tersebut, angka kasus yang dikantongi petugas baru 643 kasus, atau masih sekitar 25 persen dari target. Menurut Eko, hal itu dipengaruhi oleh pandemi COVID-19. Pergerakan petugas di masyarakat tidak berjalan maksimal. Selain itu, juga dimungkinkan masih banyak pasien yang tidak tercatat di dinkes karena menjalani pengobatan di luar kota atau klinik mandiri.

"Faktor pandemi COVID-19 ikut mempengaruhi," kata Eko. Penyakit TBC yang disebabkan oleh virus, menurut Eko juga memiliki gejala mirip COVID-19. tBC juga menular. Seseorang yang divonis terjangkit, diwajibkan menjalani pengobatan rutin selama 6-8 bulan. Tidak boleh putus mengonsumsi obat. Di beberapa daerah terjadi kasus kebal obat. Begitu juga di Kabupaten Blitar yang kata Eko ada enam orang. Baca juga:
Waspadai TB di Tengah Pandemi, Ini Bedanya dengan Covid-19

Namun semuanya dapat teratasi dengan baik. "Ada enam orang dengan kasus kebal obat," papar Eko. Sementara terkait target menemukan kasus TBC yang pada tahun 2020 belum terpenuhi, dinkes melanjutkan di tahun 2021 ini. Hanya saja karena kendala pandemi COVID-19, mekanisme yang dijalankan kata Eko dengan memaksimalkan grup WA. "Kalau soal pengobatan rutin tidak boleh berhenti, meskipun pandemi," pungkas Eko.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Cegah Keracunan, Dinkes...
Cegah Keracunan, Dinkes Kota Tangsel Uji Kandungan Pangan Takjil Puasa
Adityawarman Hadiri...
Adityawarman Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kegawatdaruratan Kota Bogor
Unitomo Pemberdayaan...
Unitomo Pemberdayaan Kewirausahaan dan Manajemen Koperasi Ponpes Ibnu Mas’ud Blitar
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Rekomendasi
Momen Langka, Raja Charles...
Momen Langka, Raja Charles Reuni dengan Keluarga Pangeran Harry
Gus Yahya: Delegasi...
Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung di Sungai Mersey
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved