OPM Ancam Tembaki Pesawat Sipil dan Militer serta Serang Kabupaten Paniai

Kamis, 18 Maret 2021 - 11:34 WIB
loading...
OPM Ancam Tembaki Pesawat...
Beredar video ancaman dan propaganda perang oleh KKB Intan Jaya di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai, yang menyasar aparat Keamanan TNI/Polri, pesawat sipil dan TNI/Polri, dan Bupati Paniai. Foto ist
A A A
PANIAI - Beredar video ancaman dan propaganda perang oleh KKB Intan Jaya di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai, yang menyasar aparat Keamanan TNI/Polri, pesawat sipil dan TNI/Polri, dan Bupati Paniai. Video berdurasi 15 menit 29 detik yang beredar mulai 14 Maret 2021 tersebut berisi tentang komunikasi menggunakan HT antara terindikasi pimpinan KKB atau TPNPB OPM Intan Jaya di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai dengan seorang (terindikasi anggota KKB Intan Jaya).

Di dalam video tersebut, terdapat tiga orang OPM , dengan rincian : satu orang berbicara menggunakan HT dan memegang 1 HT (total terdapat dua HT). Seorang lagi membawa senjata api laras pendek jenis revolver, dan satu orang yang merekam.

Baca: Komandan OPM Wilayah Kosiwo Kepulauan Yapen Serahkan Diri Berikut Senjata Api


Selain itu, didalam video terindikasi juga total dua HT dan terdapat satu tas berisi amunisi senpi laras panjang. Selanjutnya, adapun inti percakapan di dalam video tersebut, sebagai berikut :

1. Meminta agar semua pucuk yang berada di Kampung Magataga (Perbatasan Kab. Paniai dengan Kab. Intan Jaya) untuk dibawa ke Kabupaten Paniai karena pihaknya akan membuat tembakan di Distrik Kebo, Paniai.

2. Berencana akan melakukan gangguan terhadap kampung asal Meki Fritz Nawipa (Bupati Paniai) dan Frans Nawipa (Jaringan Penyelundup Senjata Api dan Munisi Ilegal Nabire - Paniai) beserta keluarganya. Baik itu yang berada di Kebo, Pasir Putih, Komopa, maupun di Enarotali, yang telah bekerja sama dengan TNI-Polri.

3. Sudah melaporkan ke Markas Ugimba (Kabupaten Intan Jaya) dan menyampaikan kepada Komandan Operasi a.n. Guspi Waker untuk segera mengirimkan anak-anak (Pasukan) karena pihaknya akan membunuh orang di Enarotali, Kab. Paniai. Hal ini dikarenakan Bupati Paniai dan keluarganya tidak bertanggung jawab terhadap uang miliknya sebesar Rp2,35 miliar.

4. Pihaknya akan membuat perang di Enarotali, Kabupaten Paniai. Salah satunya dengan melakukan tembakan terhadap pesawat, baik pesawat sipil maupun helikopter TNI-Polri. Tembakan akan dilakukan dari Daruto (salah satu kampung di Distrik Paniai Timur, Kab. Paniai).

5. Meminta agar senjata di Kabupaten Intan Jaya, seperti sniper 2 pucuk, AK-47 3 pucuk, dan M16 6 pucuk, agar dibawa ke Distrik Kebo, Paniai, dan selanjutnya akan memancing keributan dengan membuang-buang tembakan.

6. Telah meminta semua komando operasi Kodap VIII Intan Jaya untuk berhenti berperang dan menggeser peperangan di Kab. Paniai. Kemudian, semua pasukan dari Damianus Yogi (Damianus Magai Yogi @ Rimba Ribut - Pangkodap IV/Paniai) dan Pasukan Otto Jemmy (Otto Jemmy Magai Yogi @ Tiup - Pangopslap dan Kepala Staf KSP Kodap IV/Paniai) harus turut serta bergabung.

7. Sudah sekitar 2 bulan berada di Kab. Paniai dan sampai saat ini Bupati Paniai tidak memberikan jawaban apa-apa, padahal janjinya sejak 10 Februari 2021.

Berdasarkan sumber SINDO di Kodam XVII/Cenderawasih sampai saat ini, masih terus dilakukan pendalaman dan identifikasi terhadap tiga orang terindikasi anggota KKB Intan Jaya yang ada di dalam video dan seorang terindikasi KKB Intan Jaya yang melakukan komunikasi melalui HT.

Baca juga : Satgas Nemangkawi Tangkap 4 OPM Anggota Joni Botak

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Arh Reza Nur Patria mengatakan, pihaknya akan mengecek kebenaran video tersebut. "Saya akan mencek informasi tersebut," kata Letkol Arh Reza Nur Patria kepada SINDOnews.

Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal. "Coba saya cek dulu ya infonya," timpal Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat dihubungi SINDOnews.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
MPSI: Pengungsian Moskona...
MPSI: Pengungsian Moskona Teluk Bintuni Butuh Perhatian Khusus Pemerintah Pusat Pascaserangan Kelompok Separatis
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Berita Terkini
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved