Polda Metro Jaya Siapkan Drone Pengintai untuk Pantau Wajah Perusuh di Jakarta
Rabu, 17 Maret 2021 - 14:21 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersiap meluncurkan dua drone surveillance. Drone pengawasan itu nantinya digunakan polisi untuk mengawasi pelaku anarkistis saat terjadi unjuk rasa.
Baca juga: Kamera E-TLE juga Dapat Merekam Segala Jenis Tindak Kejahatan di Jalanan
"Kalau terjadi tindakan anarkis, jadi drone itu bisa meng-capture orang-orang, bisa nge-zoom orang-orang yang melakukan tindakan-tindakan anarkis, sehingga nanti dari situ kita bisa ketahui identitasnya," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.
Kedua drone surveillance itu akan diluncurkan pada Sabtu (20/3) mendatang. Selain berfungsi untuk melacak para pendemo yang berbuat anarkis, drone surveillance juga akan digunakan petugas untuk mengawasi kondisi lalu lintas. Lewat pengamatan drone surveillance tersebut, petugas bisa melakukan kebijakan cepat dari kepadatan lalu lintas yang terjadi.
Baca juga: Wajah Sopir Mercy Penabrak Pesepeda di Bundaran HI Dikenali Lewat Kamera ETLE
"Drone ini bukan E-TLE tapi dia CCTV yang surveillance. Artinya, dengan drone itu kita bisa mengamati situasi lalu lintas. Bila terjadi kemacetan yang cukup panjang, misalnya ada unjuk rasa, laka, perbaikan jalan, seberapa panjang kemacetan terjadi, ruas jalan mana saja padat, nanti bisa terpantau oleh drone itu," terang Sambodo.
Selain drone surveillance, Polda Metro Jaya juga akan meluncurkan 30 kamera E-TLE mobile pada akhir pekan nanti. Ke 30 E-TLE mobile itu memungkinkan petugas merekam pelanggaran lalu lintas saat melakukan patroli.
Baca juga: Kamera E-TLE juga Dapat Merekam Segala Jenis Tindak Kejahatan di Jalanan
"Kalau terjadi tindakan anarkis, jadi drone itu bisa meng-capture orang-orang, bisa nge-zoom orang-orang yang melakukan tindakan-tindakan anarkis, sehingga nanti dari situ kita bisa ketahui identitasnya," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.
Kedua drone surveillance itu akan diluncurkan pada Sabtu (20/3) mendatang. Selain berfungsi untuk melacak para pendemo yang berbuat anarkis, drone surveillance juga akan digunakan petugas untuk mengawasi kondisi lalu lintas. Lewat pengamatan drone surveillance tersebut, petugas bisa melakukan kebijakan cepat dari kepadatan lalu lintas yang terjadi.
Baca juga: Wajah Sopir Mercy Penabrak Pesepeda di Bundaran HI Dikenali Lewat Kamera ETLE
"Drone ini bukan E-TLE tapi dia CCTV yang surveillance. Artinya, dengan drone itu kita bisa mengamati situasi lalu lintas. Bila terjadi kemacetan yang cukup panjang, misalnya ada unjuk rasa, laka, perbaikan jalan, seberapa panjang kemacetan terjadi, ruas jalan mana saja padat, nanti bisa terpantau oleh drone itu," terang Sambodo.
Selain drone surveillance, Polda Metro Jaya juga akan meluncurkan 30 kamera E-TLE mobile pada akhir pekan nanti. Ke 30 E-TLE mobile itu memungkinkan petugas merekam pelanggaran lalu lintas saat melakukan patroli.
Lihat Juga :