Komisi C DPRD Kendal Minta Realokasi Anggaran untuk COVID-19 Tepat Sasaran

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:30 WIB
loading...
Komisi C DPRD Kendal...
Rapat kerja Komisi C DPRD Kendal dengan mitra kerja di ruang rapat komisi, Senin (18/5/2020). FOTO/DOK.DPRD KENDAL
A A A
KENDAL - Kegiatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kendal yang telah direncanakan pada tahun ini berpotensi dihentikan. Hal ini menyusul adanya re-focusing anggaran dalam APBD untuk penanganan COVID-19 . Sebagai imbasnya, anggaran dipotong dan kegiatan yang telah direncanakan tidak dapat dilaksanakan.

Bahasan tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi C DPRD Kendal dengan mitra kerja OPD di ruang rapat komisi, Senin (18/5/2020). Sekretaris Komisi C, M Nashri mengatakan, dalam rapat kerja itu dievaluasi kegiatan APBD terkait re-focusing anggaran untuk penanganan COVID-19, khususnya di mitra kerjanya.

Dia menerangkan dari re-focussing anggaran tersebut sejumlah anggaran pada mitra Komisi C dipotong dan akibatnya sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur dihentikan. Politikus PAN itu mencontohkan, anggaran untuk peningkatan jalan di Kabupaten Kendal yang berasal dari DAU senilai Rp57 miliar setelah refocusing anggaran saat ini hanya tersisa Rp190 jutaan. Sementara anggaran jalan dari DAK sejumlah Rp19 miliar dan anggaran jalan DBHCHT sebanyak Rp4,5 miliar semuanya menjadi Rp0. (Baca juga: Ketua DPRD Kendal Salurkan Bantuan PKB untuk Penyandang Tuna Netra )

"Selain itu, kami juga ingin memastikan apakah kegiatan pembangunan di tahun 2020 yang dihilangkan itu bisa dimasukkan dalam rencana kerja tahun 2021," katanya.

Nashri menegaskan, komisinya tidak mempersoalkan pemotongan anggaran karena pihaknya juga menyadari realokasi anggaran itu digunakan untuk menangani pandemi COVID-19. Namun informasi terkait pemotongan anggaran yang berimbas pada hilangnya sejumlah kegiatan pembangunan yang telah direncanakan, perlu diinformasikan kepada masyarakat.

"Misalnya jalan Ngasinan Ringinarum yang sebelumnya dianggarkan Rp3,5 miliar sekarang menjadi nol. Ketika masyarakat bertanya kepada dewan, kenapa itu tidak bangun, bukankah informasinya anggaran sudah ada, lalu digunakan untuk apa. Sementara sampai sekarang kami belum mendapatkan rinciannya?," kata anggota dewan dari Dapil 5 ini.

Senada, Muhammad Zaenuddin mengatakan, Komisi C mendukung realokasi anggaran untuk penanganan COVID-19 selama penggunaannya benar-benar untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu, pihak eksekutif, sebagai pengguna anggaran dapat menjelaskan rincian penggunannya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setoran Pajak PLN Tepat...
Setoran Pajak PLN Tepat Waktu, Pendapatan Pemkab Bekasi Makin Transparan
9 Perjalanan Kereta...
9 Perjalanan Kereta Terlambat Parah Akibat Banjir Semarang-Kendal
Sidang Paripurna DPRD...
Sidang Paripurna DPRD Kota Bogor, Adityawarman Apresiasi Peran Guru
DPRD Setujui APBD 2026,...
DPRD Setujui APBD 2026, Berharap Pembangunan Berkelanjutan dan Tepat Sasaran
Jalan Beda Tinggi di...
Jalan Beda Tinggi di Penjaringan Mangkrak Sejak 2016, Pramono: Proyek CSR Bukan APBD
Rapat Internal Bareng...
Rapat Internal Bareng Wali Kota Surakarta, Wamendagri Ingin APBD Lebih Sehat
Terseret Dugaan Korupsi...
Terseret Dugaan Korupsi APBD, Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Mendagri Dorong Pemda...
Mendagri Dorong Pemda Kejar Target Realisasi APBD untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Rekomendasi
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Israel Minta Tentara...
Israel Minta Tentara UNIFIL di Lebanon untuk Menyingkir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved