Mensos Instruksikan Pekerja Sosial Ambil Peran Nyata Atasi Dampak Pandemi Covid-19
Selasa, 16 Maret 2021 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
Terkait dengan tema kegiatan, Mensos menyatakan, Ubuntu bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia. Ia yakin nun di seberang lautan sana di Afrika, sebagai makhluk sosial kita juga berbagi nilai-nilai yang sama.
“Kita mempunyai nilai-nilai filosofi dalam budaya kita, kita kenal istilah "bhinneka tunggal ika”, “gotong royong”, "tepo seliro", “musyawarah dalam mufakat”, "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh" ada lagi "Pela Gandong" dan lain-lainnya. Semua maknanya merupakan ikatan persatuan yang saling mengangkat saudara", "solidaritas sosial" dan masih banyak lagi filosofi-filosofi hidup orang Indonesia yang sangat beragam,” katanya.
Namun yang paling utama jangan lupa bagaimana dasar negara kita Pancasila jelas menggambarkan filosofi Bangsa Indonesia. Sudah seharusnya setiap silanya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya kuatir, lunturnya pemahaman nilai-nilai Pancasila akan mengancam keberlangsungan hidup kita sebagai Bangsa Indonesia,” katanya.
Dalam sambutan selanjutnya, Mensos menyatakan, kita semua memiliki identitas satu, yaitu "manusia" dengan hakekat yang menyertainya. Nilai paling utama dalam hidup sebagai manusia adalah saling menjaga satu sama lain, tidak meninggalkan siapapun, apapun yang terjadi.
“Kita juga harus memprioritaskan mereka yang paling rentan dalam masyarakat. Kita harus mampu merubah krisis ini menjadi peluang,” kata Mensos. Sejalan dengan hal itu, Mensos juga menegaskan keseriusan pemerintah dalam penanganan pandemi, yakni dengan dimulainya tahapan vaksinasi.
“Kita mempunyai nilai-nilai filosofi dalam budaya kita, kita kenal istilah "bhinneka tunggal ika”, “gotong royong”, "tepo seliro", “musyawarah dalam mufakat”, "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh" ada lagi "Pela Gandong" dan lain-lainnya. Semua maknanya merupakan ikatan persatuan yang saling mengangkat saudara", "solidaritas sosial" dan masih banyak lagi filosofi-filosofi hidup orang Indonesia yang sangat beragam,” katanya.
Namun yang paling utama jangan lupa bagaimana dasar negara kita Pancasila jelas menggambarkan filosofi Bangsa Indonesia. Sudah seharusnya setiap silanya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya kuatir, lunturnya pemahaman nilai-nilai Pancasila akan mengancam keberlangsungan hidup kita sebagai Bangsa Indonesia,” katanya.
Dalam sambutan selanjutnya, Mensos menyatakan, kita semua memiliki identitas satu, yaitu "manusia" dengan hakekat yang menyertainya. Nilai paling utama dalam hidup sebagai manusia adalah saling menjaga satu sama lain, tidak meninggalkan siapapun, apapun yang terjadi.
“Kita juga harus memprioritaskan mereka yang paling rentan dalam masyarakat. Kita harus mampu merubah krisis ini menjadi peluang,” kata Mensos. Sejalan dengan hal itu, Mensos juga menegaskan keseriusan pemerintah dalam penanganan pandemi, yakni dengan dimulainya tahapan vaksinasi.
Lihat Juga :