Ini Kronologi dan Penyebab Suami Bunuh Istri yang Sedang Hamil di Batam
Minggu, 14 Maret 2021 - 13:31 WIB
loading...
Polisi saat melakukan olah TKP Suami Bunuh Istri. SINDOnews/Dicky
A
A
A
BATAM - Peristiwa suami bunuh istri di Tanjung Uma Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (11/3/21) sekitar pukul 19.30 WIB membuat heboh warga Batam.
Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku , peristiwa ini bermula saat pelaku yakni Terbit Sitepu (28) atau TS pada Kamis (11/3/21) sekitar pukul 19.00 WIB pulang dari rumah abang kandung pelaku yakni Retno.
"Saat itu, pelaku melihat korban Ayu Kasyanty (28) atau AK sedang makan mie lontong putih yang diberikan oleh tetangganya yaitu Bu Jambi, kemudian pelaku langsung menegur korban dan mengatakan "Kan sudah saya bilang dari dulu kalau ada yang ngasi kamu makan tunggu saya dulu balik ke rumah, kita nggak tau makanan apa yang diberikan sama orang"," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, Minggu (14/3/21).
Arie mengatakan, pelaku yang berprofesi sehari-harinya sebagai pedagang buah keliling ini, menendang wajan yang berisikan minyak dan tumpah ke lantai. Lalu korban melawan mengatakan "Aku udah capek-capek goreng kerupuk, kamu tumpahkan minyak itu". Kemudian pelaku beradu mulut dengan korban, tiba-tiba korban memukul bagian bahu kiri pelaku, dan pelaku membalas dengan pukulan ke bagian wajah korban.
"Selanjutnya korban keluar ke ruang tamu rumah sambil cek-cok mulut dengan pelaku, korban kembali mendorong pelaku dari belakang kemudian pelaku terdorong ke depan kulkas," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku , peristiwa ini bermula saat pelaku yakni Terbit Sitepu (28) atau TS pada Kamis (11/3/21) sekitar pukul 19.00 WIB pulang dari rumah abang kandung pelaku yakni Retno.
"Saat itu, pelaku melihat korban Ayu Kasyanty (28) atau AK sedang makan mie lontong putih yang diberikan oleh tetangganya yaitu Bu Jambi, kemudian pelaku langsung menegur korban dan mengatakan "Kan sudah saya bilang dari dulu kalau ada yang ngasi kamu makan tunggu saya dulu balik ke rumah, kita nggak tau makanan apa yang diberikan sama orang"," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, Minggu (14/3/21).
Arie mengatakan, pelaku yang berprofesi sehari-harinya sebagai pedagang buah keliling ini, menendang wajan yang berisikan minyak dan tumpah ke lantai. Lalu korban melawan mengatakan "Aku udah capek-capek goreng kerupuk, kamu tumpahkan minyak itu". Kemudian pelaku beradu mulut dengan korban, tiba-tiba korban memukul bagian bahu kiri pelaku, dan pelaku membalas dengan pukulan ke bagian wajah korban.
"Selanjutnya korban keluar ke ruang tamu rumah sambil cek-cok mulut dengan pelaku, korban kembali mendorong pelaku dari belakang kemudian pelaku terdorong ke depan kulkas," jelasnya.
Lihat Juga :