Keluarga Bantah Korban Pembunuhan Berantai di Bogor Terlibat Prostitusi Online
Minggu, 14 Maret 2021 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
"Seperti hubungan pertemanan, hubungan tersangka dengan teman-teman wanitanya, hubungan dengan keluarganya. Sehingga bisa menampilkan profil yang agresif dari tersangka untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap korban pertama dan korban kedua," sebutnya.
Sempat ada beberapa keterangan bahwa tersangka ini awalnya panik, takut, tetapi setelah satu minggu timbul keberanian lagi dari tersangka untuk melakukan aksi pembunuhan lagi. "Tersangka mengaku setelah satu minggu melakukan pembunuhan yang pertama, dirinya sudah berani untuk melakukan pembunuhan lagi," sebutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rian diamankan di Depok pada Rabu 10 Maret 2021 malam. Rian diduga telah melakukan pembunuhan berantai terhadap DP (17) yang mayatnya dibungkus dalam plastik dan dibuang ditepi Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor pada 25 Februari 2021.
Sepekan kemudian, Rian juga menghabisi EL (23) yang mayatnya dibuang di area perkebunan Gunung Geulis, Megamendung, Kabupaten Bogor dan ditemukan pada Selasa 9 Maret 2021.
Sempat ada beberapa keterangan bahwa tersangka ini awalnya panik, takut, tetapi setelah satu minggu timbul keberanian lagi dari tersangka untuk melakukan aksi pembunuhan lagi. "Tersangka mengaku setelah satu minggu melakukan pembunuhan yang pertama, dirinya sudah berani untuk melakukan pembunuhan lagi," sebutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rian diamankan di Depok pada Rabu 10 Maret 2021 malam. Rian diduga telah melakukan pembunuhan berantai terhadap DP (17) yang mayatnya dibungkus dalam plastik dan dibuang ditepi Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor pada 25 Februari 2021.
Sepekan kemudian, Rian juga menghabisi EL (23) yang mayatnya dibuang di area perkebunan Gunung Geulis, Megamendung, Kabupaten Bogor dan ditemukan pada Selasa 9 Maret 2021.
(hab)
Lihat Juga :