Keluarga Bantah Korban Pembunuhan Berantai di Bogor Terlibat Prostitusi Online

Minggu, 14 Maret 2021 - 11:52 WIB
loading...
Keluarga Bantah Korban...
Keluarga DP (17) korban pembunuhan yang dilakukan MRI alias Rian (21) membantah bila DP disebut terlibat prostitusi online seperti yang dituduhkan pelaku. Foto/SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Keluarga DP (17) korban meminta penegak hukum menghukum mati MRI alias Rian (21) pelaku pembunuhan berantai atau serial killer di Bogor. Keluarga korban pun membantah bila DP disebut terlibat prostitusi online seperti yang dituduhkan pelaku.

Kuasa hukum keluarga DP, Banggua Tambunan mengatakan, meski saat ini proses hukum terhadap pelaku serial killer ini masih dalam tahapan penyidikan, pihak keluarga tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian karena telah menangkap pelaku.

”Kami berharap hukuman diberikan seberat mungkin. Jadi disampaikan bahwa seberat mungkin, hukuman mati,” kata Bangguan pada Sabtu, 13 Maret 2021 kemarin.Tak hanya itu, pihak keluarga akan mengawal terus proses hukum yang sedang dijalani MRI alias Rian agar keadilan bagi para keluarga korban sesuai harapan. Pihak keluarga membantah jika korban sebelum meninggal terlibat dalam prostitusi online, sebab selama ini korban dikenal sebagai siswi yang baik.

“Saya rasa itu dalam proses penyelidikan ya. Tentunya, kami keluarga membantah hal tersebut,” tambahnya. Baca: Terungkap Fakta Baru, Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Incar Gadis-gadis Open BO

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro menyebutkan proses penyidikan terhadap Rian saat ini masuk dalam tahapan pemeriksaan kondisi kejiwaan. Pemeriksaan kejiwaan pelaku ini untuk memastikan, latar belakang pelaku dalam mengungkap motif.

"Sehingga jelas mengapa setelah kejadian pembunuhan yang pertama berlanjut sampai dengan kejadian yang kedua," ujar Susatyo. Dia menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memfokuskan penyelidikan pada motif pelaku untuk mengambil harta benda dari korban. Tetapi tidak menutup kemungkinan apabila pihaknya akan mengembangkannya untuk motif-motif lainnya.

"Tentunya secara saintifik kita akan kembangkan hal tersebut. Intinya kita akan gali keterangan dari tersangka dari berbagai sudut pandang," katanya. Masih, kata dia, terkait dengan masa lalu tersangka, pihaknya juga berusaha untuk mekonstruksi bagaimana masa lalu daripada tersangka ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Cari Tontonan Plot Twist?...
Cari Tontonan Plot Twist? Ini 5 Microdrama V+Short yang Wajib Masuk Watchlist
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved