2 Mahasiswa Tewas Saat Baiat, UIN Maulana Malik Ibrahim Bakal Bubarkan UKM Pagar Nusa
Sabtu, 13 Maret 2021 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Wakapolres Batu, Kompol Suharsono mengatakan, proses penyelidikan terkait kasus ini sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Hal itu dilakukan, setelah penyidik Satreskrim Polres Batu, memeriksa barang bukti, keterangan saksi, dan keterangan saksi ahli.
"Kami tentunya turut berduka cita atas meninggalnya korban . Proses penyelidikan telah ditingkatkan ke penyidikan. Sudah ada 44 saksi yang diperiksa, termasuk saksi ahli, perwakilan kampus, panitia kegiatan, serta peserta kegiatan," tuturnya.
Ibu kandung almarhum Faisal Lathiful Fakhri, Siti Nur Hamimah (45) mengaku sudah menerima secara ikhlas kejadian yang menimpa anaknya. "Kegiatan ini sudah menjadi kesenangan anak sejak dahulu, mungkin ini sudah menjadi jalannya," tuturnya dengan bercucuran air mata.
Baca juga: Mojokerto Gempar, Ada Kerangka Manusia di Situs Peninggalan Majapahit
Dia mengaku sudah menerima kejadian ini, dan tidak akan menuntut adanya proses hukum terhadap kasus ini. "Insyaallah kami ikhlas untuk menerima kejadian ini, doakan anak saya khusnul khotimah," imbuhnya.
Kasatreskrim Polres Batu, AKP JE. Ifson menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan bukti-bukti yang diselidiki, ditemukan adanya pelanggaran, salah satunya perencanaannya tidak matang. "Contohnya, ketika ada kecelakaan , panitia tidak memiliki kesiapan penanganannya seperti apa," tegasnya.
"Kami tentunya turut berduka cita atas meninggalnya korban . Proses penyelidikan telah ditingkatkan ke penyidikan. Sudah ada 44 saksi yang diperiksa, termasuk saksi ahli, perwakilan kampus, panitia kegiatan, serta peserta kegiatan," tuturnya.
Ibu kandung almarhum Faisal Lathiful Fakhri, Siti Nur Hamimah (45) mengaku sudah menerima secara ikhlas kejadian yang menimpa anaknya. "Kegiatan ini sudah menjadi kesenangan anak sejak dahulu, mungkin ini sudah menjadi jalannya," tuturnya dengan bercucuran air mata.
Baca juga: Mojokerto Gempar, Ada Kerangka Manusia di Situs Peninggalan Majapahit
Dia mengaku sudah menerima kejadian ini, dan tidak akan menuntut adanya proses hukum terhadap kasus ini. "Insyaallah kami ikhlas untuk menerima kejadian ini, doakan anak saya khusnul khotimah," imbuhnya.
Kasatreskrim Polres Batu, AKP JE. Ifson menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan bukti-bukti yang diselidiki, ditemukan adanya pelanggaran, salah satunya perencanaannya tidak matang. "Contohnya, ketika ada kecelakaan , panitia tidak memiliki kesiapan penanganannya seperti apa," tegasnya.
Lihat Juga :