Pemulung di Pematangsiantar Terharu Dapat Bantuan Sembako dari Anggota DPRD
Sabtu, 18 April 2020 - 10:45 WIB
loading...
Anggota DPRD Pematangsiantar Ferry SP Sinamo, SH,MH menyerahkan bantuan sembako kepada pemulung di TPA Tanjung Pinggir.Foto/Sindonews.com/Ist
A
A
A
PEMATANGSIANTAR - Belum diperhatikan pemerintah kota, para pemulung yang terkena dampak ekonomi pandemi Covid 19, terharu menerima bantuan sembako dari anggota DPRD Pematangsiantar Ferry SP Sinamo, SH.MH.
Pemberian bantuan sembako berupa 200 karung beras, mie instan dan masker diserahkan Ferry didampingi istri dan tim, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Tanjung Pinggir.
Salah seorang pemulung, Ida kepada mengatakan, sampai saat ini belum ada perhatian Pemko Pematangsiantar membantu kesulitan ekonomi yang dihadapi para pemulung, sehingga bantuan yang diberikan anggota DPRD Pematangsiantar,Ferry SP Sinamo sangat membantu. (Baca juga : Peduli Tenaga Medis, Menantu Presiden Beri APD ke Puskesmas )
"Bantuan yang disampaikan bapak Ferry Sinamo sangat bermanfaat meringankan beban ekonomi para pemulung yang selama ini banyak yang sudah makan ubi," ujar Ida kepada Sindonews.com, Sabtu (18/4/2020).
Pada kesempatan itu para pemulung menyampaikan kepada Ferry supaya memperjuangkan bantuan pemerintah mengatasi kesulitan ekonomi pemulung yang sudah hampir sebulan ini,barang-barang bekas yang dikumpulkan tidak laku dijual karena para penampungnya banyak tutup.
Pemberian bantuan sembako berupa 200 karung beras, mie instan dan masker diserahkan Ferry didampingi istri dan tim, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Tanjung Pinggir.
Salah seorang pemulung, Ida kepada mengatakan, sampai saat ini belum ada perhatian Pemko Pematangsiantar membantu kesulitan ekonomi yang dihadapi para pemulung, sehingga bantuan yang diberikan anggota DPRD Pematangsiantar,Ferry SP Sinamo sangat membantu. (Baca juga : Peduli Tenaga Medis, Menantu Presiden Beri APD ke Puskesmas )
"Bantuan yang disampaikan bapak Ferry Sinamo sangat bermanfaat meringankan beban ekonomi para pemulung yang selama ini banyak yang sudah makan ubi," ujar Ida kepada Sindonews.com, Sabtu (18/4/2020).
Pada kesempatan itu para pemulung menyampaikan kepada Ferry supaya memperjuangkan bantuan pemerintah mengatasi kesulitan ekonomi pemulung yang sudah hampir sebulan ini,barang-barang bekas yang dikumpulkan tidak laku dijual karena para penampungnya banyak tutup.
Lihat Juga :