Banjir Jakarta Timur-Bekasi Belum Teratasi, 3 Kota Ini Kompak Pertanyakan Kinerja Kementerian PUPR

Kamis, 11 Maret 2021 - 13:05 WIB
loading...
Banjir Jakarta Timur-Bekasi...
Pemkot Jakarta Timur, Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi mempertanyakan kinerja Kementerian PUPR yang tak kunjung menyelesaikan persoalan banjir di kawasan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Pejabat Pemerintah Kota Jakarta Timur, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menyinggung kinerja pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tak kunjung menyelesaikan persoalan banjir di kawasan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Hal itu diutarakan Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar dalam rapat evaluasi pengendalian banjir mengundang Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi, Rabu (10/3/2021) kemarin. Anwar mengatakan, penyebab banjir pada Februari kemarin diakibatkan sejumlah faktor. Diantaranya, lanjut dia, dua pintu air yang rusak dan itu kewenangan BBWSCC serta pendakangkalan Kanal Banjir Timur (KBT).

"Banjir kemarin terjadi karena dua pintu air tidak bisa dibuka dan tidak adanya pompa hingga pendangkalan KBT," kata Anwar di Jakarta Timur, Rabu (10/3/2021). Baca: Sejak Februari 2021, 3 Desa di Kabupaten Bekasi Ini Masih Terendam Banjir

Oleh karena itu, Pemkot Jakarta Timur, Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi yang wilayahnya terdampak banjir menyayangkan lambanya kinerja pihak BBWSCC. "Kita bukannya tidak mau menuntaskan persoalan banjir. Itu zonanya BBWSCC perlu izin dulu dan urusan administrasi itu yang menghambat kinerja. Sedangkan warga menuntut agar persoalan banjir segera dituntaskan," ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan menegaskan, untuk mengentaskan peroaalan banjir pihaknya terus berupaya melakukan normalisasi kali. Tetapi belum semua kali dapat dinormalisasi lantaran terkendala koordinasi yang membutuhkan bantuan BBWSCC selaku pengelola sejumlah aliran kali di Kabupaten Bekasi.

"Bahkan kalau kita diberikan kewenangan (pengelolaan kali) kita mampu mengerjakannya (normalisasi), yang jelas banjir ini harus segera ditangani," ungkapnya.

Perwakilan BBWSCC, Fajar, menuturkan, keluhan dalam evaluasi banjir ini bakal segera ditindaklanjuti. Pasalnya, penanganan banjir di Jakarta dan daerah penyangga membutuhkan kerjasama dari seluruh pihak."Nanti pimpinan kami yang akan memutuskan, dan kerjasama apa yang akan dilakukan kedepannya," katanya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang
Jalan DI Panjaitan Banjir,...
Jalan DI Panjaitan Banjir, Macet Horor Capai 1 KM di Jatinegara!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved