Blak-blakan, Ketua DPC Demokrat se-Solo Raya Ditawari Rp100 Juta untuk Hadiri KLB
Rabu, 10 Maret 2021 - 17:57 WIB
loading...
Ketua DPC se-Soloraya saat menggelar konfrensi pers di Karanganyar, Rabu (10/3/2021). Foto: iNews/Bramantyo
A
A
A
KARANGANYAR - Sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat se-Solo Raya blak-blakan mengaku ditawari uang oleh sejumlah oknum untuk datang ke Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat, di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) , beberapa waktu lalu.
Bahkan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Solo, Supriyanto mengaku, tak hanya sekali dirayu habis-habisan agar mau datang ke Kongres. Meski telah menolak, namun dia terus saja dirayu untuk datang dengan menawari uang.
Baca juga: Partai Demokrat Jatim Kecolongan, Emil Akui Kadernya Ikut KLB untuk Kudeta AHY
“Tawaran uang itu ril, saya terus menerus dirayu untuk datang. Yang menawari kawan kami sendiri dari eks ketua DPC. Nominal Rp25 juta di awal dan 100 juta jika sudah sampai di Medan,” papar Supri dalam konfrensi pers di Karanganyar, Rabu (10/3/2021).
![Blak-blakan, Ketua DPC Demokrat se-Solo Raya Ditawari Rp100 Juta untuk Hadiri KLB]()
Begitu pula dengan Ketua DPC Partai Demokrat Boyolali, Dwi Purwanto dan Ketua DPC Demokrat Sragen, Budi. Menurut mereka berdua, tak hanya uang, seluruh akomodasi mulai dari tiket pesawat pulang pergi serta transportasi dan penginapan yang ditanggung, asalkan keduannya bersedia hadir di KLB.
“Untuk kami cash Rp100 juta kalau kami bersedia datang ke KLB, dengan membawa dua orang kader yang akan diberi uang tunai Rp25 juta, plus akomodasi ditanggung,” bebernya.
Baca juga: Tolak KLB, Demokrat Rembang Pastikan Setia ke AHY dan SBY
Lain halnya dengan Ketua DPC Partai Demokrat Karanganyar, Tri Haryadi. Menurut dia, tidak ada satupun oknum dari KLB yang menawari dirinya uang untuk datang ke Kongres.
“Tidak ada satu pun yang mendatangi saya. Mungkin mereka takut pada saya. Saya pastikan 10 orang kader yang saya bawa, dari pengurus DPC, tiga anggota DPRD dan anak ranting tidak ada yang menerima uang,” tegasnya.
![Blak-blakan, Ketua DPC Demokrat se-Solo Raya Ditawari Rp100 Juta untuk Hadiri KLB]()
Sementara itu dalam aksi turun ke jalan yang dilakukan enam DPC Partai Demokrat Se Soloraya, kecuali DPC Partai Sukoharjo yang tak hadir, secara sepakat akan terus melakukan perlawana terhadap hasil kongres. Bahkan secara blak-blakan, para pengurus DPC se-Soloraya ini secara terang-terangan melontarkan "Ganyang Moeldoko".
Baca juga: Ketua DPD Malut Hendrata Thes: Saya Tak Hadir KLB karena Masih Punya Otak untuk Berpikir
Sedangkan ketidakhadiran DPC Partai Demokrat Sukoharjo didalam aksi ini, menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Solo Supriyanto karena ada kesibukan. Meskipun tidak hadir dalam aksi ini, Supriyanto memastikan DPC Partai Demokrat Sukoharjo sepakat bulat menolak KLB.
"Kami sepakat untuk melawan KLB dan khususnya untuk melawan kepemimoinm Moeldoko yang sudah arogan terhadap kedaulatan Partai Demokrat,” pungkasnya.
Bahkan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Solo, Supriyanto mengaku, tak hanya sekali dirayu habis-habisan agar mau datang ke Kongres. Meski telah menolak, namun dia terus saja dirayu untuk datang dengan menawari uang.
Baca juga: Partai Demokrat Jatim Kecolongan, Emil Akui Kadernya Ikut KLB untuk Kudeta AHY
“Tawaran uang itu ril, saya terus menerus dirayu untuk datang. Yang menawari kawan kami sendiri dari eks ketua DPC. Nominal Rp25 juta di awal dan 100 juta jika sudah sampai di Medan,” papar Supri dalam konfrensi pers di Karanganyar, Rabu (10/3/2021).

Begitu pula dengan Ketua DPC Partai Demokrat Boyolali, Dwi Purwanto dan Ketua DPC Demokrat Sragen, Budi. Menurut mereka berdua, tak hanya uang, seluruh akomodasi mulai dari tiket pesawat pulang pergi serta transportasi dan penginapan yang ditanggung, asalkan keduannya bersedia hadir di KLB.
“Untuk kami cash Rp100 juta kalau kami bersedia datang ke KLB, dengan membawa dua orang kader yang akan diberi uang tunai Rp25 juta, plus akomodasi ditanggung,” bebernya.
Baca juga: Tolak KLB, Demokrat Rembang Pastikan Setia ke AHY dan SBY
Lain halnya dengan Ketua DPC Partai Demokrat Karanganyar, Tri Haryadi. Menurut dia, tidak ada satupun oknum dari KLB yang menawari dirinya uang untuk datang ke Kongres.
“Tidak ada satu pun yang mendatangi saya. Mungkin mereka takut pada saya. Saya pastikan 10 orang kader yang saya bawa, dari pengurus DPC, tiga anggota DPRD dan anak ranting tidak ada yang menerima uang,” tegasnya.

Sementara itu dalam aksi turun ke jalan yang dilakukan enam DPC Partai Demokrat Se Soloraya, kecuali DPC Partai Sukoharjo yang tak hadir, secara sepakat akan terus melakukan perlawana terhadap hasil kongres. Bahkan secara blak-blakan, para pengurus DPC se-Soloraya ini secara terang-terangan melontarkan "Ganyang Moeldoko".
Baca juga: Ketua DPD Malut Hendrata Thes: Saya Tak Hadir KLB karena Masih Punya Otak untuk Berpikir
Sedangkan ketidakhadiran DPC Partai Demokrat Sukoharjo didalam aksi ini, menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Solo Supriyanto karena ada kesibukan. Meskipun tidak hadir dalam aksi ini, Supriyanto memastikan DPC Partai Demokrat Sukoharjo sepakat bulat menolak KLB.
"Kami sepakat untuk melawan KLB dan khususnya untuk melawan kepemimoinm Moeldoko yang sudah arogan terhadap kedaulatan Partai Demokrat,” pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :