Partai Golkar Jawa Timur Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Syaikhona Kholil

Rabu, 10 Maret 2021 - 05:51 WIB
loading...
Partai Golkar Jawa Timur...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi sambutan dalam seminar penganugerahan gelar Pahlawan Nasional KH Muhammad Kholil di kantor DPD Partai Golkar Jatim. Foto SINDOnews
A A A
SURABAYA - DPD Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) mengusulkan KH Muhammad Kholil atau lebih dikenal Syaikhona Kholil Bangkalan dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji mengatakan, pihaknya punya pertimbangan sendiri untuk mengusulkan tokoh kharismatis asal pulau Madura itu sebagai Pahlawan Nasional.

Salah satunya, adalah kiai Syaikhona merupakan sosok yang melahirkan ulama besar. Antara lain, beliau adalah guru dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari - (Pondok Pesantren Tebuireng) Jombang, KH Abdul Wahab Hasbullah (Pengasuh Pondok Pesantren Tambak Beras).

Ada juga kiai Bisri Syansuri (Jombang), kiai Abdul Manaf (Lirboyo-Kediri), kiai Maksum (Lasem), kiai Munawir (Krapyak-Yogyakarta), kiai Bisri Mustofa (Rembang Jateng) dan kiai Nawawi (Sidogiri). Baca juga:PKS Dukung Syaikhona Kholil dan KH Bisri Syansuri Jadi Pahlawan Nasional

"Kami berharap kiai Syaikhona Kholil bisa mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada tahun ini juga. Kami bersedia menjadi salah satu bagian dari tim untuk mengawal penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini,” katanya disela seminar dalam rangka penganugerahan gelar Pahlawan Nasional KH Muhammad Kholil di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, proses pengajuan nama kiai Syaikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional sendiri baru diserahkan pada awal Februari 2021 lalu. "Forum webinar dan seminar nasional ini juga dihadiri para tokoh politik. Ini sekaligus merupakan bentuk dukungan politik paling nyata dari Partai Golkar,” kata Sarmuji.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam acara ini menjelaskan, skema pengusulan sangat tergantung pada kelengkapan data. Kompilasi kelengkapan data menjadi penting kemudian komunikasi dengan Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) baru kemudian Dewan Gelar. "Saya berharap kelengkapan dokumen bisa segera dicukupi. Agar Dewan Gelar Pahlawan Nasional secepatnya bisa menggelar rapat setelah TP2GP pusat," katanya. Baca juga: PKB Sebut Syaikhona Cholil dan KH Bisri Syansuri Layak Jadi Pahlawan Nasional

Salah satu syarat selama proses pengusulan adalah diskusi di tingkat lokal dan tingkat provinsi. Setelah itu proses diskusi di tingkat pusat. “Jadi proses menyaring seseorang untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional itu memang berlapis-lapis. Meskipun sudah sangat masyhur tetapi prosesnya seperti itu,” tandas Khofifah.

Selain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , seminar ini juga dihadiri Bupati Bangkalan Ra Abdul Latif Amin Imron dan Ketua PCNU Bangkalan, KH Makki Nasir. Selain itu, ada ulama se-Madura, anggota DPRD Jatim Fraksi Golkar Adam Rusydi, Tim Perumus Naskah Akademik, Dr. Muhaimin dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Alwi. (lukman hakim).
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Rekomendasi
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup F: Swedia Temani Belanda dan Jepang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved