Siap Buka Bioskop, Gibran: Pengelola Harus Diberi Pembekalan Prokes
Selasa, 09 Maret 2021 - 22:21 WIB
loading...
Walikota Solo, Gibran Rakabuming saat memimpin Rakor penangangan COVID-19, bersama forkopimda dan pimpinan OPD di Ruang Manganti Praja, Senin (8/3/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai mengevaluasi pelaksanaan dan perpanjangan SE PPKM Kota Surakarta, yang dikemas dalam Rapat Koordinasi Satgas COVID-19, bersama Walikota Solo, Gibran Rakabuming yang dihadiri forkopimda dan pimpinan perangkat daerah, di Ruang Manganti Praja, Senin (8/3/2021).
Baca juga: Inilah Penampilan Perdana Gibran di Forum yang Dihadiri Negara Lain
Dalam rakor tersebut, Walikota menyebutkan akan segera membuka Bioskop di Solo. “Kita usahakan bioskop di Solo agar bisa segera dibuka, dengan syarat mengajukan persetujuan kepada Satgas COVID-19 Kota Solo, dan nantinya pemilik bioskop akan kita undang dan kita beri pembekalan terlebih dulu terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi,” bebernya.
Selain itu, untuk lingkup perkantoran, tetap menerapkan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) dengan rincian 20% WFH 80% WFO. Hal ini untuk menjaga proses pelayanan di masyarakat agar dapat berjalan lancar.
Baca juga: Masjid Sheikh Zayed Solo Replika di Abu Dhabi Mulai Dibangun
Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Solo, mengajak seluruh jajaran dan masyarakat cepat beradaptasi dengan kondisi akibat pandemi, karena bagaimana pun perekonomian harus tetap berjalan.
“Kita harus mengingat pesan gubernur. Penanganan COVID-19 ini memang pekerjaan yang melelahkan. Jangan merasa lelah, karena kita sedang diuji, untuk itu kita harus bisa menjawab tantangan-tantangan,” tandasnya.
Baca juga: Inilah Penampilan Perdana Gibran di Forum yang Dihadiri Negara Lain
Dalam rakor tersebut, Walikota menyebutkan akan segera membuka Bioskop di Solo. “Kita usahakan bioskop di Solo agar bisa segera dibuka, dengan syarat mengajukan persetujuan kepada Satgas COVID-19 Kota Solo, dan nantinya pemilik bioskop akan kita undang dan kita beri pembekalan terlebih dulu terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi,” bebernya.
Selain itu, untuk lingkup perkantoran, tetap menerapkan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) dengan rincian 20% WFH 80% WFO. Hal ini untuk menjaga proses pelayanan di masyarakat agar dapat berjalan lancar.
Baca juga: Masjid Sheikh Zayed Solo Replika di Abu Dhabi Mulai Dibangun
Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Solo, mengajak seluruh jajaran dan masyarakat cepat beradaptasi dengan kondisi akibat pandemi, karena bagaimana pun perekonomian harus tetap berjalan.
“Kita harus mengingat pesan gubernur. Penanganan COVID-19 ini memang pekerjaan yang melelahkan. Jangan merasa lelah, karena kita sedang diuji, untuk itu kita harus bisa menjawab tantangan-tantangan,” tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :