Pandemi, Ini Cerita Kadinkes Kota Bandung Soal Kesetaraan Gender
Selasa, 09 Maret 2021 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
"Yang saya lakukan berusaha melindungi diri dan keluarga. Sampai ke rumah menerapkan Prokes yang benar. Sampai ke rumah saya tidak bertemu keluarga, mandi dulu, ganti baju dan sebagainya," terang Ahyani.
Pernah beberapa waktu, dia diduga kontak erat dengan warga terpapar COVID-19. Sehingga harus memisahkan diri sendiri isolasi di kamar lain karena khawatir menularkan.
"Memang itu yang harus kita lakukan. Saya juga bilang sama suami kalau kita tidak bisa dulu tidur sekamar. Itu ngalamin beberapa kali," imbuhnya.
Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Jabar Mulai Sasar Pelaku Pariwisata hingga Seniman
Dengan banyaknya tantangan yang dihadapi selama pandemi, Ahyani menilai dibutuhkan perlindungan bagi para Nakes.
Mulai dari perlindungan profesi hingga dukungan sosial yang mampu membuat para Nakes bekerja lebih profesional dalam melayani publik.
Baca juga: 169 Santri dan Pengasuh Pondok Pesantren di Indramayu Positif COVID-19
"Perlindungan bukan hanya secara fisik, tetapi asuransi seharusnya juga ada. Dan dukungan dari sosial, jangan distigma tapi harus di support karena mereka memiliki kegalauan sendiri, tidak pernah ada libur dari tahun lalu, jadi pemahaman seperti itu sangat diperlukan bagi semua," katanya.
Pernah beberapa waktu, dia diduga kontak erat dengan warga terpapar COVID-19. Sehingga harus memisahkan diri sendiri isolasi di kamar lain karena khawatir menularkan.
"Memang itu yang harus kita lakukan. Saya juga bilang sama suami kalau kita tidak bisa dulu tidur sekamar. Itu ngalamin beberapa kali," imbuhnya.
Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Jabar Mulai Sasar Pelaku Pariwisata hingga Seniman
Dengan banyaknya tantangan yang dihadapi selama pandemi, Ahyani menilai dibutuhkan perlindungan bagi para Nakes.
Mulai dari perlindungan profesi hingga dukungan sosial yang mampu membuat para Nakes bekerja lebih profesional dalam melayani publik.
Baca juga: 169 Santri dan Pengasuh Pondok Pesantren di Indramayu Positif COVID-19
"Perlindungan bukan hanya secara fisik, tetapi asuransi seharusnya juga ada. Dan dukungan dari sosial, jangan distigma tapi harus di support karena mereka memiliki kegalauan sendiri, tidak pernah ada libur dari tahun lalu, jadi pemahaman seperti itu sangat diperlukan bagi semua," katanya.
(boy)
Lihat Juga :