Masa Pandemi, Riset dan Inovasi Harus Bisa Produksi Formula Khusus untuk Atasi COVID-19
Jum'at, 05 Maret 2021 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sejak Dini Hari, Merapi Keluarkan Lava Pijar 50 Kali
Direktur BPJS Prof. Ali Gufron Mukti mengatakan, yang menjadi tantangan untuk riset dan inovasi yakni keterbukan hasil riset yang harus seimbang, komunikasi cepat, tepat dan tidak berlebihan serta menjawab kritik dunia kepenelitian yang sifatnya membangun.
Apalagi harapan masyarkat besar untuk riset dan inovasi besar, sebab saat pandemi terbatas mobilitas. Namun begitu tidak boleh uforia.
Baca juga: Merapi Kembali Semburkan Wedus Gembel Tiga Kali Jarak Luncur 1,5 Km
“Intinya riset dan inovasi bisa proposinal baik. Ini harus didorong dan yang sudah diproduksi perlu dipertahankan serta ditingkatkan terus menerus kualitasnya sehingga jika ada pesenan impor bisa terjaga,” ungkapnya.
Co Inventor GeNose Dian K Nurputra mengatakan, pihaknya akan terus melakukan validasi dan uji diagnosa guna meningkatkan kualitas dan perbaikan yang masih kurang diproduksi GeNose.
Direktur BPJS Prof. Ali Gufron Mukti mengatakan, yang menjadi tantangan untuk riset dan inovasi yakni keterbukan hasil riset yang harus seimbang, komunikasi cepat, tepat dan tidak berlebihan serta menjawab kritik dunia kepenelitian yang sifatnya membangun.
Apalagi harapan masyarkat besar untuk riset dan inovasi besar, sebab saat pandemi terbatas mobilitas. Namun begitu tidak boleh uforia.
Baca juga: Merapi Kembali Semburkan Wedus Gembel Tiga Kali Jarak Luncur 1,5 Km
“Intinya riset dan inovasi bisa proposinal baik. Ini harus didorong dan yang sudah diproduksi perlu dipertahankan serta ditingkatkan terus menerus kualitasnya sehingga jika ada pesenan impor bisa terjaga,” ungkapnya.
Co Inventor GeNose Dian K Nurputra mengatakan, pihaknya akan terus melakukan validasi dan uji diagnosa guna meningkatkan kualitas dan perbaikan yang masih kurang diproduksi GeNose.
(boy)
Lihat Juga :