Dewan Minta Keluhan Petani Soal Peremajaan Kelapa Sawit Dituntaskan

Kamis, 04 Maret 2021 - 22:33 WIB
loading...
Dewan Minta Keluhan...
Suasana RDP yang digelar DPRD Luwu Timur terakit persoalan peremajaan kelapa sawit yang merugikan para petani. Foto: Sindonews/Fitra Budin
A A A
LUWU TIMUR - DPRD Luwu Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait kegiatan peremaja kelapa sawit dalam kerangka Pendanaan Badan Pengelolaan Dana Peremajaan Kelapa Sawit (BPDPKS), di ruangan Komisi II, Kamis (04/03/21).

Pada RDP tersebut, dihadirkan para pengurus Koperasi Agro Mandiri Utama (KAMU), Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian, dan para Anggota Dewan Komisi II.

Anggota Komisi II DPRD Luwu Timur Wahidin Wahid menegaskan bahwa, terkait masalah peremajaan kelapa sawit yang dilakukan oleh Koperasi KAMU harus ditindak lanjuti.

Baca Juga: Petani Sawit di Lutim Mengeluh Tak Terima Bantuan Pemerintah

"Masalah ini, pada awalannya adalah persoalan diakibatkan keterlambatan bibit menanam. Sebenarnya awalnya juga itu karna telalu cepat dilakukan penebangan, sementara bibit belum siap," jelas dia.

Menurut Wahidin, seharusnya Koperasi KAMU ini, menjalankan mekanisme sediakan bibit, lalu dilakukan penebangan disetiap kebun sawit para petani .

"Sebenarnya para petani masi bisa mendapatkan penghasilan, tapi dengan adanya persoalan ini membuat para petani bisa dibilang merugi banyak," kata Wahidin.

"Setelah penebangan itu, petani tidak ada yang diterima," tambah Wahidin

Wahidin memberikan penegasan dalam RDP tersebut, agar masalah yang terjadi ini, harus diselesaikan.

"Mohon ini pak ketua, melalui RDP ini, saya sebagai anggota DPRD melalui fraksi saya ini, hal ini tidak boleh dibiarkan dan ini harus ditindak lanjuti," tegas dia.

Ketua Koperasi Agro Mandiri Utama (KAMU), Syamsul Bahri saat RDP tersebut menjelaskan, kenapa dilakukan penebangan secara cepat pada saat itu, dikarenakan ada aturan yang telah ditetapkan bahwa setelah dana hibah telah dicairkan, selama 3 bulan kedepannya itu sudah harus ada progres kerja.

Baca Juga: Dewan Atensi Keluhan Petani Sawit Tak Terima Bantuan Pemerintah

"Mau tidak mau kami harus lakukan, setelah kami komunikasikan kembali, dan membahas bahwa ini memang merugikan masyarakat kalau terlalu cepat melakukan penebangan sementara bibit belum siap," kata dia.

Sebelumnya, salah seorang anggota kelompok Tani, di Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur merasa dipermainkan oleh salah satu koprasi yang ada di Luwu Timur .

Pasalnya, anggota kelompok tani tersebut mengaku telah mendapatkan bantuan dana hibah dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang ditangani melalui Koperasi Agro Mandiri Utama (KAMU) untuk program Peremajaan sawit Rakyat (PSR).

Anggota Poktan Sintuwu, Kurung mengaku sawitnya di lahan seluas 3.3 hektare sudah ditebang mulai November 2019 hingga Februari 2020 untuk program PSR ini.

Menurut Kurung, Poktan Sintuwu atau didaerahnya terdiri dari 43 orang dan ketua kelompoknya adalah Esra Ratengku. Dimana Ketua kelompok ini ditunjuk langsung oleh Kepala Desa Sintuwu, yakni Petrus Frans.

Pada program PSR, petani dijanji mendapat dana Rp25 juta per hektare sumbernya dari dana hibah Kementrian Pertanian (Kementan) RI Rp60 miliar dalam kegiatan replanting. (Baca Juga:Hanasta Agri Berikan Bantuan Plasma ke Petani Sawit)
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GAPKI Ajak Generasi...
GAPKI Ajak Generasi Muda Pasangkayu Jadi Sobat Sawit Peduli Lingkungan
PASPI: Pengembangan...
PASPI: Pengembangan SDM Kelapa Sawit Kunci Daya Saing Global
IPB Dorong Pemanfaatan...
IPB Dorong Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit
Pelatihan Bikin Biochar,...
Pelatihan Bikin Biochar, Petani Sawit Banjar Lepas Ketergantungan Pupuk Kimia
Sawit Pilar Penting...
Sawit Pilar Penting Energi Terbarukan di Indonesia
Puluhan Hektare Perkebunan...
Puluhan Hektare Perkebunan Kelapa Sawit Terbakar, Asap Tebal Selimuti Desa Alang Bon-Bon
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rencana Ekspor Sawit...
Rencana Ekspor Sawit melalui BUMN, POPSI: Jangan Mengulang Kesalahan BPPC
Prabowo Sentil Eksportir...
Prabowo Sentil Eksportir Sawit hingga Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved