Setahun Penanganan Covid 19 di DKI, PKS Harap Tak Ada Zona Merah Lagi di Jakarta

Kamis, 04 Maret 2021 - 08:49 WIB
loading...
Setahun Penanganan Covid...
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di sepanjang Jalan Cikajang, Jakarta Selatan, Jumat (22/1/2021). Penyemprotan itu sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 diumumkan masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020 yang ditandai dengan terjangkitnya dua orang warga Depok, Jawa Barat, menjadi babak baru penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya wilayah DKI Jakarta .

Bahkan sebelum Pemerintah Pusat mengumumkan pandemi ini, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan sejak Januari 2020 sudah melakukan langkah-langkah antisipasi, mengingatkan Jakarta sebagai Ibu Kota dimana mobilitas orang dari berbagai manca negara dan daerah begitu intens dan masif.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin, Pemprov DKI sudah cukup bagus dalam penanganan Covid-19 yang menghancurkan seluruh sendi kehidupan khususnya perekonomian di Ibu Kota. Baca juga: Bantu Penanganan Covid-19, Polres Jakarta Selatan Sebar Polisi RW

“Kekurangan pasti ada, untuk itu mari kita dukung dari seluruh lapisan masyarakat, aparat pemerintahan dan penegak hukum juga para pelaku usaha,” ujar Arifin yang berasal dari dapil Jakarta Utara II, Kamis (4/3/2021).

Arifin melanjutkan, yang baru-baru ini terjadi, kasus penembakan di kafe misalnya, ternyata masih banyak kafe-kafe dan pub yang langgar waktu dalam program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau terbaru Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Tempat hiburan malam (THM) ini yang banyak melanggar, karenanya banyak tuntutan untuk menutup THM selama pandemi belum berakhir,” katanya. Baca juga: Pemprov DKI Berikan Pelayanan Penanganan Covid-19 hingga 28% untuk Warga Luar Jakarta

Kemudian, yang patut diingat adalah aktifnya proses Testing, Tracing dan Treatmen (3T) dan gencarnya kampanye Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak (3M) oleh Pemprov DKI yang paling banyak diapresiasi semua pihak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
Rekomendasi
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved