Warga Mengeluh Mata Air Mengering Setelah Muncul Proyek Kereta Cepat
Selasa, 02 Maret 2021 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya sebelum adanya mega proyek nasional tersebut, mata air Sumumput tidak pernah mengalami kekeringan meski dilanda kemarau berkepanjangan. Warga berharap di saat musim hujan seperti ini diharapkan air bisa muncul lagi, akan tetapi malah tetap tidak kunjung mengalir. Akibatnya warga harus meminta air dari kampung tetangga dengan memasang selang.
"Sebenarnya pihak PT KCIC sudah pernah membuatkan sumur bor tiga kali. Namun semuanya gagal tidak mengeluarkan air, sehingga tidak dimanfaatkan warga," terangnya.
Terpisah kepala Dusun IV Desa Cikalong, Agustian Hidayat menyebutkan, untuk kekeringan mata air di Kampung Pangkalan imbasnya dirasakan oleh masyarakat di satu RW atau sekitar 104 KK. Dia pun mengaku kondisi itu terjadi sejak adanya proyek kereta, mengingat titik sumber mata airnya tepat berada di atas terowongan kereta cepat.
"Mungkin karena sumber mata airnya ada di atas terowongan jadi ada imbasnya. Kami juga sudah melayangkan surat ke PT KCIC terkait kondisi ini, karena warga sangat perlu air untuk kebutuhan sehari-hari," tuturnya.
"Sebenarnya pihak PT KCIC sudah pernah membuatkan sumur bor tiga kali. Namun semuanya gagal tidak mengeluarkan air, sehingga tidak dimanfaatkan warga," terangnya.
Terpisah kepala Dusun IV Desa Cikalong, Agustian Hidayat menyebutkan, untuk kekeringan mata air di Kampung Pangkalan imbasnya dirasakan oleh masyarakat di satu RW atau sekitar 104 KK. Dia pun mengaku kondisi itu terjadi sejak adanya proyek kereta, mengingat titik sumber mata airnya tepat berada di atas terowongan kereta cepat.
"Mungkin karena sumber mata airnya ada di atas terowongan jadi ada imbasnya. Kami juga sudah melayangkan surat ke PT KCIC terkait kondisi ini, karena warga sangat perlu air untuk kebutuhan sehari-hari," tuturnya.
(msd)
Lihat Juga :