2021, Tak Ada Penambahan Lahan Pemakaman untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta
Selasa, 02 Maret 2021 - 11:45 WIB
loading...
Pemprov DKI menyatakan di tahun 2021 ini tidak ada penambahan lokasi pemakaman untuk jenazah pasien terpapar virus Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Warga DKI Jakarta mesti memperketat protokol kesehatan Covid-19 . Pasalnya, rumah sakit dan lahan pemakaman yang ada di Jakarta jumlahnya terus berkurang.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, Suzi Marsitawati mengatakan, di tahun 2021 ini tidak ada penambahan lokasi pemakaman untuk jenazah pasien terpapar virus Covid-19. "Pemprov DKI sekarang ini fokus pada penataan lahan kuburan. Enggak ada pembelian untuk makam," kata Suzi di Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Selama ini, lanjut Suzi, pihaknya sudah memanfaatkan lahan seluas 3,3 hektare (ha) untuk menguburkan jenazah Covid-19 dan umum. Bahkan lahan pemakaman di TPU Bambu Apus, Jakarta timur sudah penuh di pembangunan tahap 1.
Apalagi untuk TPU Bambu Apus ini masuk dalam lahan 3,3 hektare yang dibuat Pemda DKI dalam penanganan jenazah virus corona. "Kita buka tahap 1 sudah penuh. Ini kita lagi upayakan tahap 2," ujar Suzi.
Suzi menegaskan, lahan 3,3 hektare bukan hanya diperuntukan bagi jenazah meninggal akibat Covid-19. Luas lahan kuburan itu digunakan untuk jenazah umum. Baca: Percantik Pedestrian, Pemprov DKI Bakal Tata Trotoar di 10 Jalan Ini
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, Suzi Marsitawati mengatakan, di tahun 2021 ini tidak ada penambahan lokasi pemakaman untuk jenazah pasien terpapar virus Covid-19. "Pemprov DKI sekarang ini fokus pada penataan lahan kuburan. Enggak ada pembelian untuk makam," kata Suzi di Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Selama ini, lanjut Suzi, pihaknya sudah memanfaatkan lahan seluas 3,3 hektare (ha) untuk menguburkan jenazah Covid-19 dan umum. Bahkan lahan pemakaman di TPU Bambu Apus, Jakarta timur sudah penuh di pembangunan tahap 1.
Apalagi untuk TPU Bambu Apus ini masuk dalam lahan 3,3 hektare yang dibuat Pemda DKI dalam penanganan jenazah virus corona. "Kita buka tahap 1 sudah penuh. Ini kita lagi upayakan tahap 2," ujar Suzi.
Suzi menegaskan, lahan 3,3 hektare bukan hanya diperuntukan bagi jenazah meninggal akibat Covid-19. Luas lahan kuburan itu digunakan untuk jenazah umum. Baca: Percantik Pedestrian, Pemprov DKI Bakal Tata Trotoar di 10 Jalan Ini
Lihat Juga :