Menkes Targetkan Vaksinasi Lansia Tuntas Juni Mendatang
Sabtu, 27 Februari 2021 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
“Kita terima kasih kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Pak Arif dari Samator, sudah menyumbangkan modal sosial mereka, mengumpulkan senior-senior mereka di Surabaya untuk bisa divaksinasi,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, sesuai pesan dari Menkes, pelaksanaan vaksinasi bagi lansia ini harus dikawal dengan baik agar bisa mendapat vaksinasi sesegera mungkin. Karenanya, untuk mempercepat sasaran dari lansia tervaksinasi pada tahap kedua ini, maka dilakukan vaksinasi massal.
Berdasarkan data dari Dinkes Jatim, target yang akan dicapai sekitar 3.000 selama dua hari. “Jadi nanti kita akan bisa lebih mempercepat pencapaian target sasaran itu dengan dilakukannya pelayanan dengan model vaksinasi massal,” tandas Khofifah.
Sementara itu salah satu lansia peserta vaksin, Liem Giok Tien (70) mengaku dirinya merasa lebih aman setelah mendapat vaksin. “Saya lihat TV Pak Jokowi sampai berani vaksin. Dia contohkan ke rakyatnya. Kok kita gak berani. Jadi saya berani karena Pak Jokowi beri contoh,” katanya. “Setelah divaksin saya merasa lebih nyaman dan aman karena dari awal saya memang niatkan berani vaksin,” tutup Liem.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, sesuai pesan dari Menkes, pelaksanaan vaksinasi bagi lansia ini harus dikawal dengan baik agar bisa mendapat vaksinasi sesegera mungkin. Karenanya, untuk mempercepat sasaran dari lansia tervaksinasi pada tahap kedua ini, maka dilakukan vaksinasi massal.
Berdasarkan data dari Dinkes Jatim, target yang akan dicapai sekitar 3.000 selama dua hari. “Jadi nanti kita akan bisa lebih mempercepat pencapaian target sasaran itu dengan dilakukannya pelayanan dengan model vaksinasi massal,” tandas Khofifah.
Sementara itu salah satu lansia peserta vaksin, Liem Giok Tien (70) mengaku dirinya merasa lebih aman setelah mendapat vaksin. “Saya lihat TV Pak Jokowi sampai berani vaksin. Dia contohkan ke rakyatnya. Kok kita gak berani. Jadi saya berani karena Pak Jokowi beri contoh,” katanya. “Setelah divaksin saya merasa lebih nyaman dan aman karena dari awal saya memang niatkan berani vaksin,” tutup Liem.
(msd)
Lihat Juga :