Atas Nama Presiden Jokowi, Edy Rahmayadi Lantik Bobby Nasutin Jadi Wali Kota Medan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
"Di tengah pandemi COVID-19 ini, kita tentunya fokus dengan program vaksinasi terhadap warga Kota Medan. Kita berharap agar program vaksinasi berjalan dengan baik, sehingga tingkat imunitas di Kota Medan bisa di atas 70%. Ini yang harus kita kejar dulu," kata Bobby Nasution , Jumat (26/2/2021).
Dia mengatakan, guna keberhasilan program vaksinasi tersebut, Pemkot Medan terus melakukan sosialisasi, sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara mendapatkan vaksin, serta proses pendaftaran. "Kita harus bersama-sama mendukung programn vaksinasi ini, agar berhasil dan berjalan dengan baik," ungkapnya.
Baca juga: Terjebak Banjir, Petugas Evakuasi Warga Kedopok Probolinggo
Menurut Bobby , masalah infrastruktur, perekonomian dan UMKM juga termasuk dalam program prioritas yang akan ditangani, termasuk pendidikan. Khusus masalah pendidikan, dia menjelaskan, erat kaitannya dengan keberhasilan program vaksinasi.
"Vaksinasi akan dimulai dari tenaga pendidik. Setelah tenaga pendidik kita vaksin mencapai minimal 40%, baru bisa kita buka perlahan-lahan kelas. Kita awali membuka kelas 25% dahulu, begitu semakin besar presentasi vaksin yang dilakukan tentunya pembukaan kelas akan bertambah lagi," terangnya.
Bobby juga menyampaikan keinginannya untuk membenahi birokrasi, sehingga tidak adalagi ego sektoral dan ego kedinasan. "Kita akan buang semua ego itu, agar kita dapat berkolaborasi," tandasnya.
Dia mengatakan, guna keberhasilan program vaksinasi tersebut, Pemkot Medan terus melakukan sosialisasi, sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara mendapatkan vaksin, serta proses pendaftaran. "Kita harus bersama-sama mendukung programn vaksinasi ini, agar berhasil dan berjalan dengan baik," ungkapnya.
Baca juga: Terjebak Banjir, Petugas Evakuasi Warga Kedopok Probolinggo
Menurut Bobby , masalah infrastruktur, perekonomian dan UMKM juga termasuk dalam program prioritas yang akan ditangani, termasuk pendidikan. Khusus masalah pendidikan, dia menjelaskan, erat kaitannya dengan keberhasilan program vaksinasi.
"Vaksinasi akan dimulai dari tenaga pendidik. Setelah tenaga pendidik kita vaksin mencapai minimal 40%, baru bisa kita buka perlahan-lahan kelas. Kita awali membuka kelas 25% dahulu, begitu semakin besar presentasi vaksin yang dilakukan tentunya pembukaan kelas akan bertambah lagi," terangnya.
Bobby juga menyampaikan keinginannya untuk membenahi birokrasi, sehingga tidak adalagi ego sektoral dan ego kedinasan. "Kita akan buang semua ego itu, agar kita dapat berkolaborasi," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :