Soal RM Cafe, Kriminolog UI Sindir Soal Keberadaan Miras
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:13 WIB
loading...
Tim Inafis Polda Metro Jaya melakukan olah TKP di lokasi penembakan Kafe Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021). Foto: Yohannes Tobing/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Beredarnya minuman keras (miras) di RM Cafe menjadi masalah bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Karena, miras di kafe itu tak lepas dari pengawasan yang lemah.
Hal itu diungkapkan oleh Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Achmad Hisyam. Ia mengatakan, lepas dari kejadian itu, persoalan miras diduga jadi penyebabnya. Baca juga: Ini Penampakan Ruang Kafe Cengkareng, Saksi Bisu Penembakan Brutal Oknum Polisi
“Jadi begini lepas dari adanya senpi (senjata api). Tapi di situ ada miras,” kata Hisyam menanggapi penembakan di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021).
Menurutnya, masalah miras di RM Cafe muncul karena diketahui kafe itu tak berizin. Artinya segala peredaran di sana dipastikan ilegal. Baca juga: Tim Inafis Polda Metro Olah TKP Penembakan di Cengkareng
Dengan kondisi adanya penembakan anggota Polri terhadap personel TNI AD, Hisyam melihat miras cukup berbahaya. Pasalnya peminum miras sering kali lepas kontrol.
Hal itu diungkapkan oleh Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Achmad Hisyam. Ia mengatakan, lepas dari kejadian itu, persoalan miras diduga jadi penyebabnya. Baca juga: Ini Penampakan Ruang Kafe Cengkareng, Saksi Bisu Penembakan Brutal Oknum Polisi
“Jadi begini lepas dari adanya senpi (senjata api). Tapi di situ ada miras,” kata Hisyam menanggapi penembakan di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021).
Menurutnya, masalah miras di RM Cafe muncul karena diketahui kafe itu tak berizin. Artinya segala peredaran di sana dipastikan ilegal. Baca juga: Tim Inafis Polda Metro Olah TKP Penembakan di Cengkareng
Dengan kondisi adanya penembakan anggota Polri terhadap personel TNI AD, Hisyam melihat miras cukup berbahaya. Pasalnya peminum miras sering kali lepas kontrol.
Lihat Juga :