Vaksinasi Tahap Kedua Pedagang Pasar di Tulungagung Tak Penuhi Target
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
Lantaran terjadi miskomunikasi, pedagang yang datang untuk menjalani vaksinasi, sedikit. Satgas memutuskan melakukan penjadwalan ulang. Vaksinasi pedagang yang ditargetkan tuntas dalam tiga hari, diperpanjang.
Menurut Kasil, untuk mempermudah sekaligus mempercepat proses vaksinasi, pedagang yang akan disuntik vaksin, cukup memperlihatkan KTP. "Menunjukkan KTP saja sudah bisa dilayani. Sehingga cakupannya luas," kata Kasil. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Tulungagung Imroatul Mufidah mengatakan, jumlah total pedagang pasar di Tulungagung mencapai 9.000 an jiwa.
Pada vaksinasi kedua gelombang pertama khusus pedagang tersebut, petugas menargetkan 8.200 pedagang bisa disuntik vaksin. Imroatul juga mengatakan akan melakukan pendataan ulang. Secara implisit ia juga menegaskan larangan berjualan di lingkungan pasar bagi pedagang yang menolak vaksin. "Kita akan data lagi. Mana yang sudah vaksin, dan mana yang belum," kata Imroatul.
Sementara selain pedagang pasar, vaksinasi tahap kedua ini juga dilakukan kepada kelompok manula, yakni berusia di atas 60 tahun. Dalam kelompok manula ini, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo termasuk di dalamnya. Selain manula, vaksinasi tahap kedua ini juga menyasar kelompok wartawan. Ada puluhan jurnalis dari berbagai media di Tulungagung yang Rabu ini (24/2) divaksin.
Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di 42 fasilitas kesehatan (faskes). Target vaksinasi tahap kedua di Tulungagung mencapai 225 ribu jiwa. Di antaranya dari kelompok TNI, Polri, ASN dan pelayan publik lainnua. Jumlah ini membengkak lebih besar dari target sebelumnya 32.000 jiwa. Sementara bantuan vaksin ketiga yang belum lama diterima Tulungagung sebanyak 16.400 vial.
Menurut Kasil, untuk mempermudah sekaligus mempercepat proses vaksinasi, pedagang yang akan disuntik vaksin, cukup memperlihatkan KTP. "Menunjukkan KTP saja sudah bisa dilayani. Sehingga cakupannya luas," kata Kasil. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Tulungagung Imroatul Mufidah mengatakan, jumlah total pedagang pasar di Tulungagung mencapai 9.000 an jiwa.
Pada vaksinasi kedua gelombang pertama khusus pedagang tersebut, petugas menargetkan 8.200 pedagang bisa disuntik vaksin. Imroatul juga mengatakan akan melakukan pendataan ulang. Secara implisit ia juga menegaskan larangan berjualan di lingkungan pasar bagi pedagang yang menolak vaksin. "Kita akan data lagi. Mana yang sudah vaksin, dan mana yang belum," kata Imroatul.
Sementara selain pedagang pasar, vaksinasi tahap kedua ini juga dilakukan kepada kelompok manula, yakni berusia di atas 60 tahun. Dalam kelompok manula ini, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo termasuk di dalamnya. Selain manula, vaksinasi tahap kedua ini juga menyasar kelompok wartawan. Ada puluhan jurnalis dari berbagai media di Tulungagung yang Rabu ini (24/2) divaksin.
Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di 42 fasilitas kesehatan (faskes). Target vaksinasi tahap kedua di Tulungagung mencapai 225 ribu jiwa. Di antaranya dari kelompok TNI, Polri, ASN dan pelayan publik lainnua. Jumlah ini membengkak lebih besar dari target sebelumnya 32.000 jiwa. Sementara bantuan vaksin ketiga yang belum lama diterima Tulungagung sebanyak 16.400 vial.
(shf)
Lihat Juga :