Vaksin Tahap II Diterima, Dinkes: Kuotanya Masih Dibawah Pengajuan

Rabu, 24 Februari 2021 - 01:01 WIB
loading...
Vaksin Tahap II Diterima,...
Vaksin COVID-19 tahap II termin kesatu yang diterima oleh Dinkes Cimahi, Selasa (23/2/2021) sore. Namun jumlah vaksin yang terima masih jauh dibawah usulan yang diajukan. Foto/MPI/Adi Haryanto
A A A
CIMAHI - Pemkot Cimahi menerima kiriman vaksin COVID-19 yang akan dipergunakan untuk program vaksinasi tahap II. Total dosis vaksin yang diterima pada Selasa (23/2/2021) sore ada sebanyak 12.300 dosis yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan juga lansia.

"Tahap dua nanti prioritas masih nakes ditambah mereka yang berusia lanjut (lansia). Untuk hari ini kami menerima sebanyak 12.300 dosis vaksin," kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Kota Cimahi, Arta Setiawati kepada wartawan. Baca juga: Satgas Harap Pengembangan Vaksin Nusantara Sesuai Prinsip yang Berlaku

Menurutnya, vaksin yang dikirim satu boks dimana ada sejumlah 1.230 vial, di mana satu vial itu untuk 10 dosis. Vaksin tersebut langsung disimpan di ruang penyimpanan khusus dalam suhu ruangan tertentu yang ada di gudang milik Dinkes, Cimahi.

Berikutnya, lanjut dia, Dinkes akan langsung mendistribusikan vaksin COVID-19 ke-13 puskesmas dan 6 rumah sakit yang melaksanakan vaksinasi di wilayah Cimahi. Termasuk mengalokasikan untuk pelaksanaan vaksinasi massal di Pemkot Cimahi, yang direncanakan diberikan kepada sekitar 200 orang.

"Vaksin yang datang sebanyak 1.230 vial itu untuk dua dosis. Jadi, sasarannya 5.000-an orang, untuk pemberian dua dosis. Prediksi kami semuanya bisa rampung dalam 14 hari," sebutnya. Baca juga: Vaksin Merah Putih Dikebut, Kuota Vaksin Impor Bisa Dikurangi di 2022

Dijelaskannya, pengiriman vaksin tahap II ini baru termin satu yang ditujukan untuk nakes yang tersisa, yang belum sempat disuntik vaksin di tahap I. Termasuk yang juga jadi prioritas adalah nakes lansia. Jika termin satu beres maka akan dikirimkan vaksin tahap II termin yang kedua.

Diakuinya, jumlah vaksin COVID-19 yang diterima masih jauh dari pengajuan. Dari pengajuan vaksin untuk sekitar 75.000 orang, baru sekitar 5.000 orang yang dikirim. "Vaksin yang diterima jauh dari pengajuan. Untuk lansia dan pelayan publik yang belum, kuotanya nanti akan diatur lagi oleh Kemenkes," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Penampakan Rumah di...
Penampakan Rumah di Tambora Porak-poranda, 1 Lansia Luka Bakar
4 Lansia Tewas dalam...
4 Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Priok
Jadi Dokter Gadungan,...
Jadi Dokter Gadungan, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Pedagang Lansia Menangis...
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Rekomendasi
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Berita Terkini
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved