Aktivitas Kargo Bandara Kertajati Hidup Kembali, Ridwan Kamil Optimistis Ekonomi Segera Pulih
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Keenam ruang lingkup tersebut, yakni pengembangan dan penyediaan jasa transportasi udara penumpang dan cargo, promosi dan packaging destinasi pariwisata, pengembangan kawasan, pengembangan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) bagi pembangunan daerah, dan bidang lainnya yang disepakati secara tertulis oleh para pihak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Kesepakatan bersama ini berlaku untuk jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani. Untuk pelaksanaannya, akan dirumuskan lebih lanjut secara rinci dan disepakati secara tertulis dalam bentuk perjanjian kerja sama," kata Setiawan.
Baca juga: Resmi Layani Angkutan Kargo, Ridwan Kamil Ingin Ekspor Jabar dan Sebagian Jateng dari BIJB
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, penerbangan kargo di Bandara Kertajati merupakan catatan penting bagi pihaknya.
Dengan kapasitas angkut sebesar 7 ton, pesawat Garuda Indonesia B737 akan dimaksimalkan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah lewat optimalisasi penerbangan kargo. "Kami harap ini bukan penerbangan pertama dan satu-satunya dari Bandara Kertajati, kami akan meneruskan komitmen menumbuhkan perekonomian di Jawa Barat," tutur Irfan.
Baca juga: Angkutan Kargo dari BIJB Sementara Waktu Dilakukan Setiap Pekan
Pihaknya juga memastikan, Garuda Indonesia akan memenuhi komitmen kepada Pemprov Jabar untuk menerbangkan kargo satu kali dalam sepekan dari Bandara Kertajati. "Garuda juga sudah melakukan komitmen yang sama dengan wilayah lain, seperti menerbangkan kargo dari Bali ke Hongkong, Surabaya-Hongkong, dan Manado-Narita, Jepang," katanya.
"Kesepakatan bersama ini berlaku untuk jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani. Untuk pelaksanaannya, akan dirumuskan lebih lanjut secara rinci dan disepakati secara tertulis dalam bentuk perjanjian kerja sama," kata Setiawan.
Baca juga: Resmi Layani Angkutan Kargo, Ridwan Kamil Ingin Ekspor Jabar dan Sebagian Jateng dari BIJB
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, penerbangan kargo di Bandara Kertajati merupakan catatan penting bagi pihaknya.
Dengan kapasitas angkut sebesar 7 ton, pesawat Garuda Indonesia B737 akan dimaksimalkan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah lewat optimalisasi penerbangan kargo. "Kami harap ini bukan penerbangan pertama dan satu-satunya dari Bandara Kertajati, kami akan meneruskan komitmen menumbuhkan perekonomian di Jawa Barat," tutur Irfan.
Baca juga: Angkutan Kargo dari BIJB Sementara Waktu Dilakukan Setiap Pekan
Pihaknya juga memastikan, Garuda Indonesia akan memenuhi komitmen kepada Pemprov Jabar untuk menerbangkan kargo satu kali dalam sepekan dari Bandara Kertajati. "Garuda juga sudah melakukan komitmen yang sama dengan wilayah lain, seperti menerbangkan kargo dari Bali ke Hongkong, Surabaya-Hongkong, dan Manado-Narita, Jepang," katanya.
(boy)
Lihat Juga :