Mendadak Jadi Miliarder, Para Petani di Kuningan Borong Emas hingga Kendaraan
Senin, 22 Februari 2021 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
Kusto melanjutkan, barang-barang yang dibelikan warganya itu, merupakan buah dari kesebaran yang dinanti oleh warga atas pembebasan lahan. "Awal di Kawungsari, terus tahun 2015, nah yang sekarang 2021 baru nerima," ujarnya. Program nasional itu berlangsung sejak tahun 2013. Saat ini, fisik bangunan sudah selesai, tinggal pembebasan lahan yang mencapai sekitar 3% lagi.
Pada dasarnya, lanjut dia, kebutuhan yang dibelikan oleh warga merupakan kebutuhan dasar. Mereka pergunakan untuk keperluan sehari-hari dalam menjalankan rutinitas. "Kalau kebutuhan dasar iya, memang karena memang mereka sudah berniat untuk membeli itu kalau cair. Karena, enggak kecil, mereka dapet ada yang Rp 300 juta sampai Rp1,2 miliar," ujar dia.
Tak hanya kendaraan, banyak warga juga, kata Kusto menggelar rasa syukur mereka dengan menggelar selamatan, termasuk mengekahkan anaknya. "Ada juga yang mengekahkan, enggak sedikit, pokoknya campur aduk, ada yang beli emas juga," ungkap dia.
Sementara, Nia (14) warga RT03/01, Desa Kawungsari mengaku bersyukur karena mendapatkan uang pengganti dari pembangunan waduk Kuningan. "Seneng sih, karena kan cukup lama ya, jadi memang beli motor ini, untuk kebutuhan saya sekolah," ujar Nia.
Dengan adanya uang pengganti, dirinya saat ini bisa memperoleh hal-hal yang diinginkan seperti membeli kendaraan. "Karena memang udah niat dari awal, jadi ya beli ini kendaraan," katanya.
Pada dasarnya, lanjut dia, kebutuhan yang dibelikan oleh warga merupakan kebutuhan dasar. Mereka pergunakan untuk keperluan sehari-hari dalam menjalankan rutinitas. "Kalau kebutuhan dasar iya, memang karena memang mereka sudah berniat untuk membeli itu kalau cair. Karena, enggak kecil, mereka dapet ada yang Rp 300 juta sampai Rp1,2 miliar," ujar dia.
Tak hanya kendaraan, banyak warga juga, kata Kusto menggelar rasa syukur mereka dengan menggelar selamatan, termasuk mengekahkan anaknya. "Ada juga yang mengekahkan, enggak sedikit, pokoknya campur aduk, ada yang beli emas juga," ungkap dia.
Sementara, Nia (14) warga RT03/01, Desa Kawungsari mengaku bersyukur karena mendapatkan uang pengganti dari pembangunan waduk Kuningan. "Seneng sih, karena kan cukup lama ya, jadi memang beli motor ini, untuk kebutuhan saya sekolah," ujar Nia.
Dengan adanya uang pengganti, dirinya saat ini bisa memperoleh hal-hal yang diinginkan seperti membeli kendaraan. "Karena memang udah niat dari awal, jadi ya beli ini kendaraan," katanya.
(shf)
Lihat Juga :