Surat Salah Alamat, Polda Metro Jaya Tolak Hadiri Sidang Praperadilan Habib Rizieq
Senin, 22 Februari 2021 - 11:56 WIB
loading...
Persidangan praperadilan Habib Rizieq ditunda lantaran pihak Polda Metro Jaya tidak menerima dan menolak untuk hadir. Foto: SINDOnews/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Sidang praperadilan sah tidaknya penangkapan dan penahanan Habib Rizieq Shihab digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (22/2/2021) pagi. Sidang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan agenda pembacaan gugatan praperadilan.
Sidang praperadilan digelar di ruang sidang utama, Prof. H. Oemar Seno Adji, SH dan dipimpin oleh hakim tunggal Suharno serta dihadiri oleh Pemohon atau Tim Pengacara Habib Rizieq. Sedangkan pihak Termohon atau Penyidik Bareskrim Polri Cq Penyidik Polda Metro Jaya, tidak hadir.
Baca juga: Sidang Praperadilan Habib Rizieq Digelar Hari Ini, Pengacara Minta Doa Restu
Persidangan pun ditunda lantaran pihak Polda Metro Jaya tidak menerima dan menolak untuk hadir. Polda Metro Jaya beralasan permohonan yang ditujukan itu salah alamat. Alamat yang tertera dalam surat permohonan gugatan dari Pemohon tertulis di Jalan Trunojoyo, yang mana itu alamat Mabes Polri.
"Pihak termohon penyidik Polda Metro Jaya tidak menerima atau menolak panggilan ini, dikatakan alamatnya tidak tepat," ujar hakim tunggal, Suharno, di persidangan, Senin (22/2/2021).
Menurut hakim, alamat yang dicantumkan hanya ditujukan kepada Bareskrim Polri. Seharusnya alamat Polda Metro Jaya juga dicantumkan dalam surat permohonan atau gugatan itu.
Sidang praperadilan digelar di ruang sidang utama, Prof. H. Oemar Seno Adji, SH dan dipimpin oleh hakim tunggal Suharno serta dihadiri oleh Pemohon atau Tim Pengacara Habib Rizieq. Sedangkan pihak Termohon atau Penyidik Bareskrim Polri Cq Penyidik Polda Metro Jaya, tidak hadir.
Baca juga: Sidang Praperadilan Habib Rizieq Digelar Hari Ini, Pengacara Minta Doa Restu
Persidangan pun ditunda lantaran pihak Polda Metro Jaya tidak menerima dan menolak untuk hadir. Polda Metro Jaya beralasan permohonan yang ditujukan itu salah alamat. Alamat yang tertera dalam surat permohonan gugatan dari Pemohon tertulis di Jalan Trunojoyo, yang mana itu alamat Mabes Polri.
"Pihak termohon penyidik Polda Metro Jaya tidak menerima atau menolak panggilan ini, dikatakan alamatnya tidak tepat," ujar hakim tunggal, Suharno, di persidangan, Senin (22/2/2021).
Menurut hakim, alamat yang dicantumkan hanya ditujukan kepada Bareskrim Polri. Seharusnya alamat Polda Metro Jaya juga dicantumkan dalam surat permohonan atau gugatan itu.
Lihat Juga :