BMKG Beberkan Penyebab Cuaca Ekstrem di Wilayah Jabodetabek

Senin, 22 Februari 2021 - 06:30 WIB
loading...
BMKG Beberkan Penyebab...
Warga melintasi genangan air luapan banjir dari aliran anak sungai di kawasan Pejaten Raya, Jakarta, Sabtu (20/02/2021). FOTO/SINDOnews/ADAM ERLANGGA
A A A
JAKARTA - Cuaca ekstrem melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi ( Jabodetabek ) dalam beberapa waktu terakhir. Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami banjir cukup parah akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek disebabkan sejumlah faktor. Pada 18-19 Februari 2021 tarpantau adanya seruakan udara dari Asia yang cukup signifikan mengakibatakan peningkatan awan hujan di Indonesia bagian barat.

Kemudian terpantau aktivitas gangguan atmosfer di zona equator (Rossby equatorial) mengakibatkan adanya perlambatan dan pertemuan angin dari arah utara membelok tepat melewati Jabodetabek, sehingga terjadi peningkatan intensitas pembentukan awan-awan hujan.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda 23 Wilayah Ini

"Juga adanya tingkat labilitas dan kebasahan udara di sebagian besar wilayah Jawa bagian barat yang cukup tinggi, hal ini menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jabodetabek," kata Guswanto kepada wartawan, Minggu (21/2/2021).

Guswanto menambahkan, terpantau adanya daerah pusat tekanan rendah di Australia bagian utara yang membentuk pola konvergensi di sebagian besar Pulau Jawa dan berkontribusi juga dalam peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di barat Jawa, termasuk Jabodetabek.

Ia juga menjelaskan, curah hujan yang terjadi di DKI Jakarta sebenarnya masih lebih rendah dibandingkan curah hujan pada Januari 2020 yang juga menyebabkan banjir di wilayah Jabodetabek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Rekomendasi
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved