Gubernur Aceh Resmikan Tujuh Asrama Mahasiswa di Pulau Jawa dan Sumatera
Minggu, 21 Februari 2021 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
"Saya berkomitmen penuh untuk menyelamatkan generasi muda Aceh melalui dunia pendidikan dan yang terpenting menyelamatkan generasi ini agar bonus demografi benar-benar kita dapat agar generasi ini menjadi generasi emas," ucapnya.
Bahkan, cerita Nova, untuk mendukung mahasiswa Aceh yang menempuh pendidikan di masa pandemi Covid-19, ia pun mengalokasikan anggaran sebanyak 6 miliar dari dana kerja gubernur untuk membantu biaya pandidikan bagi mahasiswa yang belajar di luar provinsi maupun luar negeri. Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuanRp1 juta hingga Rp 1,5 juta.
Oleh sebab itulah, Nova mengajak mahasiswa Aceh yang sedang menempuh pendidikan tinggi di luar Aceh untuk terus bersyukur dan tidak mengeluh dengan segala rintangan selama di perantauan.
"Nahkoda yang tangguh tidak lahir dari laut yang tenang, akan tetapi terlahir dari badai yang dahsyat. Kalian yang sedang belajar di Bogor adalah calon nahkoda, jangan terlalu banyak mengeluh, merasa tidak cukup, syukuri apa yang sudah kalian peroleh," tutur Gubernur.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan rasa kagum dan apresiasi kepada Gubernur Aceh. Ia mengatakan, kepedulian Nova terhadap mahasiswa Aceh di perantauan menunjukkan bahwa orang nomor 1 di Tanah Rencong itu merupakan sosok yang peduli terhadap masa depan.
"Pemimpin itu, pertama ada yang fokus pada hal-hal kekinian, tapi ada juga pemimpin yang sibuk dengan urusan masa lalu, kalau kata anak zaman sekarang adalah gagal move on. Tetapi pemimpin yang paling canggih adalah pemimpin yang move on, bergerak cepat, dan berorientasi masa depan di tengah keterbatasan. Jadi memikirkan mahasiswa yang belajar di luar Aceh, difasilitasi, itu tanda-tandanya pak gubernur levelnya pemimpin yang berorientasi masa depan," ujar Bima Arya.
Bima berharap hubungan baik antara Aceh dan Kota Bogor dapat terus berlanjut dalam kerja sama di berbagai macam dimensi. Oleh karena itu, pihaknya siap membantu dan mendukung dalam memfasilitasi mahasiswa Aceh yang menempuh pendidikan di Kota Bogor. "Kalau ada perlu hibah atau apa, silahkan disampaikan. Tapi tadi waktu pidato gak dibilang sih," ucapnya.
Bahkan, cerita Nova, untuk mendukung mahasiswa Aceh yang menempuh pendidikan di masa pandemi Covid-19, ia pun mengalokasikan anggaran sebanyak 6 miliar dari dana kerja gubernur untuk membantu biaya pandidikan bagi mahasiswa yang belajar di luar provinsi maupun luar negeri. Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuanRp1 juta hingga Rp 1,5 juta.
Oleh sebab itulah, Nova mengajak mahasiswa Aceh yang sedang menempuh pendidikan tinggi di luar Aceh untuk terus bersyukur dan tidak mengeluh dengan segala rintangan selama di perantauan.
"Nahkoda yang tangguh tidak lahir dari laut yang tenang, akan tetapi terlahir dari badai yang dahsyat. Kalian yang sedang belajar di Bogor adalah calon nahkoda, jangan terlalu banyak mengeluh, merasa tidak cukup, syukuri apa yang sudah kalian peroleh," tutur Gubernur.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan rasa kagum dan apresiasi kepada Gubernur Aceh. Ia mengatakan, kepedulian Nova terhadap mahasiswa Aceh di perantauan menunjukkan bahwa orang nomor 1 di Tanah Rencong itu merupakan sosok yang peduli terhadap masa depan.
"Pemimpin itu, pertama ada yang fokus pada hal-hal kekinian, tapi ada juga pemimpin yang sibuk dengan urusan masa lalu, kalau kata anak zaman sekarang adalah gagal move on. Tetapi pemimpin yang paling canggih adalah pemimpin yang move on, bergerak cepat, dan berorientasi masa depan di tengah keterbatasan. Jadi memikirkan mahasiswa yang belajar di luar Aceh, difasilitasi, itu tanda-tandanya pak gubernur levelnya pemimpin yang berorientasi masa depan," ujar Bima Arya.
Bima berharap hubungan baik antara Aceh dan Kota Bogor dapat terus berlanjut dalam kerja sama di berbagai macam dimensi. Oleh karena itu, pihaknya siap membantu dan mendukung dalam memfasilitasi mahasiswa Aceh yang menempuh pendidikan di Kota Bogor. "Kalau ada perlu hibah atau apa, silahkan disampaikan. Tapi tadi waktu pidato gak dibilang sih," ucapnya.
Lihat Juga :